Tak Mau Menyusahkan Orangtua, Pelajar SMP Tewas Gantung Diri

628 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Romi Sandra (16) pelajar kelas 2 SMPN Puntianai, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu nekad mengakhiri hidup0nya dengan cara gantung diri. Korban gantung diri dengan menggunakan kain sarung yang diikatkan pada kayu loteng.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX edisi Selasa (22/12) berjudul “Pelajar Tewas Gantung Diri“. Harian ini menyebutkan korban yang dikenal sebagai anak penurut dan patuh ini diduga nekad mengakhiri hidupnya karena tak mau menyusahkan orangtuanya.

Pengurusan berbagai izin di kabupaten dan kota di Indonesia dikatakan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sebagai lahan korupsi paling subur. Sebagian besar dana dari hasil perizinan masuk ke kantong kepala daerah. Hal ini menjadi headline Riau Mandiri berjudul “Perizinan Sarang Korupsi di Daerah“.

Berita yang sama jadi headline Pekanbaru Pos berjudul “206 Perda Dicabut“. Harian ini menyebutkan Depdagri telah mencabut sebanyak 206 Perda karena dianggap merugikan sektor usaha, dan 200 Perda lagi akan segera menyusul. Perda itu juga dinilai bertentangan dengan UU.

Wapres Boediono tampaknya tidak khawatir dengan pemeriksaan Pansus Hak Angket Century DPR RI. Bahkan hari ini, usai diperiksa Pansus, Boediono dijadwalkan memberikan pembekalan bagi para gubernur dalam Rakernas Gubernur se Sumatera di Riau. Berita menjadi headline Riau Pos berjudul “Tak Khawatir, Boediono ke Riau“.

Mendagri Gamawan Fauzi menyebut Sumatera sebagai pulau masa depan Indonesia. Mendagri pun menagih komitmen gubernur se-Sumatera menjalankan Sumatera Promotion Center yang pernah dibentuk bersama-sama di Batam. Berita ini menjadi headline Metro Riau berjudul “Komitmen Gubvernur Ditagih“.

Sementara itu headline Tribun Pekanbaru hari ini tentang Mendagri Gamawan Fauzi menyentil sejumlah mantan koleganya yang suka melakukan perjalanan dinas, saat membuka Rakor Gubernur Se-Sumatera di Pekanbaru. Berita itu berjudul “Gamawan Sentil Gubernur Suka Jalan“.(ad)

 

Posting Terkait