Syamsurizal: Kesenian Akrab Dengan Tanah Bengkalis

731 views

BENGKALIS (RiauInfo) – Bupati Bengkalis, H Syamsurizal, mengatakan, seni telah memberikan peran yang sangat besar dalam lebih memperkenalkan Kabupaten Bengkalis ke dunia yang lebih luas. Oleh karena itu, Pemkab Bengkalis bukan saja berkomitmen, tetapi juga menjadikan pembangunan seni dan kebudayaan sebagai sebuah agenda penting di daerah ini. 

Masih menurut, Syamsurizal, kesenian adalah sebuah dunia yang sangat akrab dengan tanah Bengkalis. Sejak masa lampau, negeri ini telah melahirkan seniman-seniman terbilang dari berbagai percabangan seni dengan karya-karya yang menjulang.

“Jika di telaah lebih mendalam, tidak berlebihan rasanya jika dikatakan kesenian telah mebuat tanah Bengkalis dikenal berbagai negeri yang berada di luar. Semua ini, tentunya berkat kerja keras tampah pamrih seniman-seniman asal Bengkalis yang telah bertungkus-lumus sejak lama terus berusaha membuat negeri ii terkenal lewat kiprah yang telah dilakukannya”, ujarnya.

Adapun kelompok dan penggiat seni yang telah memberikan andil sangat besar dalam memperkenalkan daerah ini ke negara lain dimkasud, secara jujur diungkapkan Syamsurizal, adalah Sanggar Tasik Bengkalis dan Riza Pahlefi.

“Lewat kesenian, Riza Pahlefi dengan Sanggar Tasik miliknya, telah memberikan konstribusi yang sangat besar dalam mempromosikan serta telah mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis seluruh penjuru dunia”, jelas Syamsurizal yang malam itu membacakan puisi bertajuk ‘Kupagar Negeri Ini Dengan Marwah’.

Dihadapan sekitar sepuluh ribu pasang mata yang hadir, pernyataan yang jauh dari maksud memuji itu, hal itu disampaikan Syamsurizal, ketika membuka Helat Seni Menjunjung Negeri 2007, Rabu (23/5) malam lalu. Pembukaan festival seni antar pelajar se-Kabupaten Bengkalis dan akan berlangsung hingga 29 Mei mendatang itu, yang dipusatkan di lapangan Tugu Bengkalis

Masih menurut Syamsurizal, gemuruh pembangunan fisik material yang sedang dilakukan, memang harus diimbangi pula diimbangi dengan pembangunan nilai dan spiritual. Sebab, ujarnya, berkaca dari berbagai kasus yang terjadi di negara maju, ketika gelegar pembangunan fisik material tidak bersanding dengan pembangunan nilai dan spiritual, ternyata hanya menjaga kemajuan yang bisa membunuh anak negeri.

“Oleh sebab itu, Pemkab Bengkalis secara bertahap akan terus mengembangkan seni sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah ini secara kesleuruhan”, ujar Syamsurizal, seperti dilaporkan Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri.

Terkiat dengan pelaksanaan helat yang ditaja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bengkalis ini, selain memberikan apresiasi Syamsurizal mengatakan, helat yang diikuti hampir 1.000 pelajar dari 13 kecamatan di daerah ini, merupakan laluan yang sangat berharga bagi generasi muda.

“Bukan saja sebagai tempat berkreatifitas. Lebih dari itu, dengan kegiatan ini, generasi muda juga lebih dapat mengenal apa-apa yang menjadi bagian dirinya melalui kesenian. Sehingga, pada gilirannya kelak, kesadaran yang tumbuh dari kegiatan semacam ini, dapat pula menjadi dasar untuk melangkah lebih jauh serta dapat memajukan ekonomi negeri”, katanya.

Oleh sebab itu, ulangnya, Pemkab Bengkalis memberikan dukungan financial yang signifikan untuk kemajuan kesenian di daerah ini. “Bandar bernama Sri Laksamana, Kapal datang silih berganti, Gedung dibangun kesenian dibina, Untuk kesejahteraan anak negeri”, ujar Syamsurizal, melalui sebait pantun.

Posting Terkait