Sumsel Kembali Gelar International Musi Triboatton 2015

868 views

musi triboatton 3JAKARTA (RiauInfo) – Event olahraga air bertaraf internasional “International Musi Triboatton (IMT) IV 2015” kembali akan digelar Provinsi Sumatera Selatan pada 12-19 Desember 2015. IMT 2015 merupakan paduan wisata penjelajahan atau penyusuran sungai Musi dengan berbagai lomba dayung variatif. Ada tiga jenis perahu yang digunakan yaitu river boat, kayak, dan Traditional Boat Racing (TBR).

Ajang IMT 2015, seperti dijelaskan pihak Humas Kementerian Pariwisata dalam siaran persnya yang diterima Riau Info, kemarin, bukan hanya diikuti oleh tim peserta dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri dengan total hadiah mencapai Rp 250 juta. Seluruh tim peserta akan diajak mengarungi Sungai Musi dari hulu ke hilir sepanjang 500 kilometer melalui lintasan berarus deras (white water) dan berarus tenang (flat water). Garis start akan dimulai di kota Pagaralam, menuju Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, dan berakhir di Benteng Kuto, Palembang.

Upaya Pemerintah Prov. Sumatera Selatan menjadikan Sungai Musi sebagai ikon pariwisata mendapatkan dukungan penuh dari Menteri Pariwisata, Arief Yahya. “Setiap destinasi wisata harus punya ikon. Menurut saya, ikon Sumatera Selatan adalah Sungai Musi. Maka Sungai Musi harus menjadi beranda depan rumah kita, contohnya Sungai Thames di London. Jelas tata kotanya, sungai dulu, taman, jalan, baru rumah atau pabrik. Yakini bahwa semakin dilestarikan, Sungai Musi bisa semakin menyejahterakan,” ungkap Menpar.

Menteri juga optimis, bila pemerintah Sumatera Selatan mau bersungguh-sungguh, harapan agar Sungai Musi menjadi beranda depan Sumatera Selatan dapat terwujud. “Mungkin 2018 harusnya target Musi sebagai beranda depan dapat berani terwujud. Apalagi akan ada event besar di sana,” tegasnya.

Sebagai sebuah event tahunan, IMT 2015 diharapkan dapat mempromosikan kepariwisataan Sumatera Selatan serta memperkenalkan Sungai Musi sebagai destinasi wisata minat khusus melalui kegiatan (sport tourism) bertaraf internasional. Selain itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ishak Mekki juga mengharapkan tujuan IMT 2015 untuk dapat meningkatkann pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi kreatif, serta memacu infrastruktur wilayah untuk mempercepat perkembangan pembangunan ekonomi Sumatera Selatan.

Tentu saja, ini bukan hal mudah. Pemerintah Prov. Sumatera Selatan hingga saat ini masih berkutat dengan berbagai perbaikan seperti membersihkan Sungai Musi dan mempersiapkan fasilitas umum menjelang event. “Kekurangan seperti toilet dan akomodasi kita perbaiki dan lengkapi. Jangan sampai fasilitas umum tidak lengkap. Hotel-hotel juga mulai banyak bertambah untuk mengahadapi ASEAN Games 2018,” ujar Ishak Mekki.

Melalui IMT 2015, kunjungan wisatawan ke Sumatera Selatan juga ditargetkan dapat meningkat. Bila pada 2014 lalu dikunjungi sebanyak 3.406.830 wisatawan, yang terdiri dari wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 3.374.565 wisatawan dan wisatawan mancanegara (wisman) 32.365 orang. Maka pada 2015, ditargetkan sebanyak 3.440.830 wisatawan dengan jumlah kunjungan wisman sebanyak 33.321 orang.

“Target utama adalah wisatawan Tiongkok, karena Sumatera Selatan memiliki ikatan sejarah dengan Cina,” ungkap Menpar menutup wawancara. (Ami Herman)

Posting Terkait