SKKMigas-Chevron Peduli Kabut Asap yang Melanda Riau

PEKANBARU (RiauInfo) – Menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), dampak pembakaran lahan dan hutan di wilayah Riau makin meluas. Hampir keseluruhan wilayah di Riau dan Sumatera Barat tertutup kabut oleh kabut asap yang juga merambat ke Sumatra Utara.

Bandara di tiga provinsi ini terpaksa ditutup karena jarak pandang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan. Penanggulangan kebakaran ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Tidak hanya Pemprov Riau, BNPB, TNI, Kepolisian, tetapi juga perusahaan SKKMigas-PT Chevron Pacific Indonesia tidak tinggal diam untuk mengatasi bencana asap ini.

“Kami bekerjasama dengan pemerintah setempat mengendalikan situasi dengan mengirim regu-regu pemadam kebakaran ke berbagai lokasi kebakaran di sekitar daerah operasi, mengirimkan informasi tentang mutu udara, dan membagikan masker kepada mereka yang membutuhkan”, jelas Tiva Permata Manager Communication Sumatra Chevron.

Berdasarkan data dari tim pemadam kebakaran Chevron, sejak Februari 2014 hingga saat ini telah berhasil memadamkan 668 area kebakaran, 349 diantaranya merupakan kebakaran lahan gambut yang sulit dipadamkan.

SKKMigas-Chevron telah mengerahkan 320 personel untuk memadamkan 2,038 titik api. “Selain turun langsung untuk memadamkan kebakaran, SKKMigas-Chevron memasok bahan bakar (avtur) helikopter yang digunakan BNPB untuk memadamkan kebakaran di wilayah Riau. Di bulan Maret ini, CPI telah memberikan suplai sebanyak 3,384 liter avtur kepada BNPB,” lanjut Tiva.

Di samping membantu memadamkan kebakaran SKKMigas-Chevron juga terus berusaha mengatasi dampak situasi ini terhadap kelancaran operasi. “Kami tetap berkomitmen untuk melaksanakan rencana kerja produksi yang sudah disepakati dengan pemerintah”, pungkas Tiva.

SKKMigas-Chevron juga telah membagikan ribuan masker ke sekolah-sekolah di sekitar daerah operasi. Pada Jumat, 14 Maret 2014, Chevron membagikan 1,960 masker jenis N95 kepada pelajar di Kota Dumai. Lurah Bukit Timah, Hendra Irawan, dalam sambutannya mengucapkan “Terimakasih atas perhatian Chevron terhadap bahaya kabut asap. Masker yang diberikan sangat membantu guru-guru dan anak-anak untuk mencegah bahaya kabut asap”. Sebelumnya, yaitu pada Kamis, 13 Maret 2014. Chevron telah membagikan 1,300 masker kepada pelajar di Libo, Kabupaten Rokan Hulu. Bantuan masker ini juga diberikan ke sekolah-sekolah di wilayah Duri, Minas, Bangko dan Rumbai.

Secara internal, Chevron telah melakukan berbagai tindakan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan karyawannya, termasuk rencana relokasi bagi mereka yang paling rentan terhadap kondisi ini, misalnya bayi baru lahir, ibu hamil, anak-anak balita, maupun orang dengan riwayat penyakit paru-paru dan/atau penyakit jantung. Mereka akan direlokasi ke tempat-tempat yang udaranya lebih sehat.(rls/ad)

Adrizas: