“Saya Tak Berdaya Saat Disetubuhinya”

1139 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Bermaksud berobat, eh malah dikibuli oleh sang Dukun. Bahkan tidak itu saja, sang dukun yang diketahui bernama Wahidin itu sempat berulang-ulang menyetubuhinya. Sekurang-kurang sudah 10 kali perbuatan itu terjadi. 

Ini pengakuan dari Rn, salah seorang gadis yang menjadi korban tipu daya dukun cabul yang saat ini telah meringkuk di sel Polsekta Bukitraya itu. Gadis berjilbab ini mengaku telah ditindih Wahidin secara berulang-ulang.

Saat dijumpai di ruang penyidik Mapolsekta Bukitraya, wanita yang merupakan lulusan akademi kebidanan ini menceritakan apa yang telah dialaminya selama menjalani pengobatan kepada Wahidin.

“Awalnya saya datang ke sana, karena saat itu saya mau tugas di luar daerah dan dengar kabar katanya dia bisa memberikan pegangan ,agar saya selalu terlindung,” ujar wanita yang tinggal di kawasan Sukajadi ini.

Namun saat menjalani pengobatan, jelas Rn, Wahidin mengatakan bahwa kalau dirinya juga telah dirasuki oleh makhluk halus dan kenak santet, jadi harus segera diobatai. Mendengar penjelasan itu, dirinya menuruti apa yang diperintahkan oleh Wahidin.

Saat itu saya disuruh untuk membuka seluruh baju saya. Katanya ini untuk penyegaran jiwa raga saya. Awalnya saya heran, dan bertanya kok begini cara pengobatannya. Lalu dia mengatakan jangan membantah, karena melanggar Adab,” papar Rn yang ditemani oleh orang tua serta beberapa orang keluarga lainnya.

Disambung Rn, dari situlah awal dirinya disetubuhi oleh Wahidin. Kala itu, Wahidin mengatakan agar dirinya tidak menceritakan semua itu kepada oranngtuanya. Karena jika orangtaunya mengetahui, maka penyakit yang dieritanya akan kembali lagi. “Biasanya dia, melakukan itu saat jam 23.00 WIB keatas,” sebut wanita berkulit sawo matang ini.

Dengan nada yang tinggi, Rn mengatakan sebelum melakukan hubungan intin tersebut, ia sebelumnya harus menatap kedua mata Wahidin. “Usai menatap wajahnya, saya tak berdaya,” jelas Rn yang mengaku sudah tiga bulan berobat bersama Wahidin. Selanjutnya, Wahidin kembali memerintahkan agar membuka seluruh pakaian.

“Saya sudah tidak ingat berapa kali saya ditindihnya, yang jelas lebih dari 10 kali digituin. Kala itu perasaan saya mau berontak, tapi saya tidak bisa bicara dan tidak bisa kemana-mana dan semuanya terjadi berulang-ulang,” ujar Rn dengan heran dan mengaku saat ini ia merasa jijik mengingat perbuatan itu.

Ketika ditanyai apakah Rn menikmati saat berhubungan intim itu, wajah Rn agak sedikit tersenyum. “Ya itu, seperti saya bilang tadi, saya tidak berdaya. Dan sebelum begituan, saya harus menatap kedua matanya. Abis itu saya tak berdaya. Bahkan setalah menatap matanya ia mengatakan apakah saya suka padanya. Mendengar itu saya heran dan dia mengatakan kalau saya sudah menikah bersamanya dengan cara goib. Dalam beberapa hari saya selalu memikirkan perkataannya itu,” papar Rn sembari memegang jilbabnya yang agak rusak.(q)

 

Posting Terkait