Sampai Tahun 2008, Kasus Malaria Klinis di Riau Masih Tinggi

697 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Meski upaya terus dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit malaria, namun sampai tahun 2008 ini kasus Malaria Klinis masih tinggi. Dari data distribusi kasus Malaria Klinis tahun 2008 di Riau menunjukkan angka 28.909.

“Untuk itu perlu memberikan pengetahuan tentang pencegahan penyakit malaria kepada masyarakat. Terutama pemahaman tentang malaria ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mursal Amir saat jumpa Pers di kantor Dinas Kesehatan, Senin ( 27/4).

Menurut Mursal Amir, dari data Distribusi Kasus Malaria Klinis tahun 2008 di Provinsi Riau menunjukkan angka 28909. Sementara hanya 16,9 persen kasus malaria klinis yang diperiksa laboratorium atau menunjukkan angka 4890.

Keadaan ini menunjukan bahwa masih rendahnya upaya penegakan dioagnosis malaria yang akurat. Dari sampel yang diperiksa laboratorium 44,8 persen positif sehingga angka Slide Positif Rate (SPR) cukup tinggi atau angka 2189.

Ia juga menyebutkan, Indonesia merupakan salah satu negara yang masih terjadi transmisi malaria (Berisiko Malaria/Risk Malaria). Samapai tahun 2007 terdapat 396 kabupate (80 persen) termasuk daerah endemis malaria.

Jumlah penduduk yang berdomisili di daerah beresiko tertular malaria 45 persen. Pada tahun 2007 terdapat sekitar 1,75 juta kasus malaria klinis, sedangkan tahun 2008 menjadi 1,62 juta kasus.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan berbagai cara yang paling aman untuk menhindari dari malaria. Terutama sekali menghindari atau mengurangi gigitan nyamuk yang dapat menularkan malaria yakni nyamuk Anopheles betina.

“Nyamuk malaria (Anopheles) betina, dapat menyerang semua orang baik laki-laki ataupun perempuan pada semua golongan umur dari bayi, anak-anak dan orang dewasa,” ungkap Mursal Amir.

Menghindari atau mengurangi gigitan nyamuk malaria bisa dilakukan dengan cara tidur menggunakan kelambu, malam hari berada di dalam rumah, memasang kawat kasa pada ventelasi jendela rumah dan lainnya.(ad)

Posting Terkait