Saat Digerebek Warga, Seorang Pria dan Wanita Sedang Bugil

652 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Warga Jalan Bukit Indah, Tenayanraya Selasa (8/7) memergoki dua orang wanita dan lima pria sedang melakukan pesta seks di sebuah tempat kos di Jalan Bukit Indah. Saat digerebek warga, seorang pria dan seorang wanita kedapatan sedang bugil di dalam kamar.

Mereka itu adalah FN (19) warga Arengka, FI (18) warga Teratak Buluh yang masih berstatus pelajar salah satu SMK di Pekanbaru. Selanjutnya, AM (20), RM (20), MS (12), MR (18), HA (20) serta RI yang saat itu berhasil melarikan diri. Ke semua pria ini berprofesi sebagai supir oplet yang tinggal di Jalan Bukit Indah.

Informasi yang dihimpun melalui salah seorang warga bernama Anto (30) mengatakan saat malam itu awalnya pemuda setempat tidak mengetahui bahwa sekelompok pemuda yang berada di rumah itu membawa dua wanita. Namun yang membuat para pemuda curiga, di rumah tersebut banyak pemuda yang tak dikenal.

Berangkat dari kecurigaan itu, pemuda setempat mencoba mengintip aktivitas orang yang berada di rumah itu. Saat melintasi rumah kos itu, salah seorang pemuda melihat ada dua orang wanita. Selanjutnya pemuda tersebut melaporkannya kepada warga lainnya.

Mendapat kabar itu, sekelompok pemuda setempat langsung mendatangi rumah tersebut. “Melihat warga datang mereka terkejut,” ujar Anto. Sebagian mereka ada yang lari dan bersembunyi, setelah di minta keluar ternyata tidak menggunakan alias hanya pakai kolor.

Selanjutnya, warga menuju ke kamar. Di dalam kamar itu warga melihat ada pria dan wanita dalam kondisi tanpa busana (bugil, red). “Di dalam kamar itu kami jumpai seorang cewek dan cowok lagi bugil,” jelas Anto.

Setelah mengamankan semunya, warga kemudian melaporkannya ke Polsek Tenayanraya. Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol Drs Moechgiyarto SH Mhum ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Tenayaraya AKP Irwandi didampingi Kanit Reskrim Ipda Kamarudin mengatakan ketujuhnya tidak dilakukan penahanan dan akan diberikan pengarahan.

“Kita tidak lakukan penahan terhadap mereka. Namun kita meminta kepada orangtuanya mereka untuk datang menjemput dan membuat surat pernyataan,” ungkap dia.(Ad)

 

Posting Terkait