Riaupulp dan IKPP Lakukan Efisiensi, PHK Massal Mengancam

694 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Krisis global yang terjadi saat ini telah memaksa dua industri kertas besar di Riau terpaksa melakukan penghematan aau efisiensi besar-besaran. Bahkan Riaupulp sudah mulai melakukan pemutusan kontrak dengan pihak ketiga. 

Berita ini menjadi headline Harian Riau Pos edisi Sabtu (1/11) berjudul “Riaupulp dan Indah Kiat Efisiensi Besar-Besaran“. Harian ini menyebutkan Indah Kiat juga menghadapi masa-masa sulit. Namun pihak IKPP menyebutkan sejauh ini belum ada rencana untuk melakukan PHK terhadap karyawannya.

Pekanbaru Pos juga mengangkat berita yang sama sebagai headlinenya hari ini. Harian ini menyebutkan dilakukannya pemutusan kontrak dengan pihak ketiga bertujuan agar perusahaan bisa bertahan dari badai krisis. Namun akibatnya banyak buruh kontrak kehilangan pekerjaan. Berita berjudul “PHK Massal Mengancam“.

Membludaknya calon anggota legislatif yang terdaftar di KPU Riau menjadi berita utama Media Riau hari ini. Harian ini menyebutkan sebanyak 940 orang mendaftarkan diri sebagai caleg yang berasal dari 44 parpol guna memperebutkan 55 kursi yang tersedia di DPRD Riau. Berita itu ditulis dengan judul “55 Kursi Diincar Seribu Caleg“.

Janji Kapolda Riau Birgjen Pol Drs Hadiatmoko yang akan mengusut hingga tuntas kasus penangkapan bos judi togel Candra Wijaya alias Acin menjadi berita utama Koran Riau hari ini berjudul “Janji Usut Tuntas“. Harian ini menyebutkan hingga kini polda Riau masih terus menelusuri ratusan agen yang berada di bawah kendali Acin.

Sementara itu Riau Mandiri hari ini mengangkat kekesalan Asisten III Setdaprov Riau Tengku Razmara terhadap sikap Mendagri yang memposisikan Gubri Wan Abubakar sebagai pelaksana tugas dalam pemekaran Meranti. Dalam berita berjudul “Mendagri Langgar Undang-Undang” disebutkan Pemprov Riau berprindisip Wan Abubakar adalah gubernur definitif bukan Plt.

Penahanan terhadap Trisdianto (20) seorang sopir oplet gara-gara menyetubuhi pacarnya bernama Bulan yang masih berumur 17 tahun di salah satu wisma di Jalan Arengka. Karena tidak sudi perawannya diregut si sopir oplet itu, Bulan melaporkannya ke polisi. Berita itu menjadi headlinePekanbaru MX berjudul “Embat Pacar, Supir Oplet Dibekuk“.

Berita tentang Gugatan pasangan Chaidir-Suryadi ditolak majelis hakim di Mahkamah Agung (MA) menjadi headline Metro Riau hari ini berjudul “Gugatan Chaidir-Suryadi Ditolak[i]”. Selain menolak gugatan itu, pasangan ini juga diharuskan membayar ongkos perkara sebesar Rp300 ribu.

Rencana eksekusi terhadap terpidana mati Bom Bali I, Amrozi CS menjadi berita utama Tribun Pekanbaru hari ini. Sadar ajalnya sudah dekat, Imam Samudra menulis tiga surat wasiat, diantaranya minta dibelikan kain kafan yang murah saja. Berita berjudul “[i]Minta Kafan Termurah“.(ad)

 

Posting Terkait