Rencana Pemberian Penghargaan pada Pelacur Dikecam Habis

711 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) KOta Pekanbaru bersama Ormas dan beberapa tokoh masyarakat Pekanbaru sangat menolak rencana Eddy Akhmad RM memberikan penghargaan kepada para pelacur tertua dan termuda. Begitu pula rencana mendatangkan artis Julia Perez dan Melly Zamri sangat ditentang mereka. 

Berita itu menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Sabtu (9/8) dengan judul “Tolak Penghargaan Pelacur!“. Harian ini menyebutkan MUI Kota Pekanbaru menolak rencana itu, karena bertentangan dengan nilai agama dan adat budaya Melayu Riau.Sementara itu Pekanbaru MX berita utamanya hari ini kembalin tentang kasus perkosaan yang dialami seorang siswa SMU di Pekanbaru. Perkosaan itu dilakukan sebanyak dua kali. Aksi itu diantaranya dilakukan di kebun karet yang ada di pinggir Sungai Sail Pekanbaru. Berita itu berjudul “Siswi SMU Diembat di Kebun Karet“.

Berita utama Media Riau hari ini tentang tim illehal logging yang dibentuk presiden dikirim kembali ke Riau terkait sikap Polda Riau yang belum juga melepas kayu non police line sehingga bahan baku industri menjadi terancam. Berita itu berjudul “Tim Illegal Logging Presiden Minta Polda Lepas Kayu Non Police Line“.

Berita yang sama juga menjadi headline Metro Riau hari ini berjudul “Tim Ilog SBY dan Kapolda Bersatu“. Dalam beritanya disebutkan terkait belum tuntasnya kasus illegal logging di Riau, Tim Illegal Logging bentukan presiden kembali di Riau. Bersama dengan Polda Riau dan Kejati Riau, ketiga institusi tersebut bersatu melakukan koordinasi.

Terbang perdana pesawat Riau Airlines (RAL) ke Malaka setelah izin operasionalnya dibekukan sementara menjadi berita utama Tribun Pekanbaru hari ini. Dalam berita berjudul “Gubernur Wan Kontrol Penumpang dalam Pesawat” disebutkan pada penerbangan perdana itu penumpangnya hanya 12 orang.

Sedangkan Riau Mandiri berita utamanya hari ini tentang Kepkeu yang memberi sinyal menolak adanya eskalasi harga untuk kontrak proyek-proyek pemerintah. Pasalnya penyesuaian nilai kontrak hanya dimungkinkan bila terjadi keadaan kondisi kahar. Berita itu berjudul “Depkeu Tolak Eskalasi Proyek“.

Penyitaan satu kontainer bahan bom dan bahan peledak lainnya di Perairan Batuampar oleh patroli TNI AL Batam menjadi berita utama Riau Pos hari ini. Dengan berita berjudul “Satu Kontainer Bahan Bom Ditangkap” disebutkan penyitaan ini berawal ketika kapal berbendera Indonesia yang membawa bom itu ditangkap karena melanggar kelayakan sarana angkutan.(Ad)

 

Posting Terkait