Pulau Rupat Ditempatkan 150 KK Transmigran

703 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) Transmigran akan ditempatkan di Pulau Rupat, salah satu daerah di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. 150 KK Transmigran ini adalah transmigran pola Kota Terpadu Mandiri (KTM) tahun 2010.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris Ir.H. Nanda Utama mengatakan, tujuan dari KTM adalah meningkatkan kemudahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar yang mungkinkan terbukanya kesempatan pertumbuhan sosial ekonomi daerah transmigrasi.

“Pola ini akan menciptakan sentra-sentra aktifitas bisnis yang menarik para investor sebagai upaya menumbuh kembangkan kegiatan ekonomi transmigran dan masyarakat sekitarnya” ujar Nanda Utama saat dihubungi melalui telefon selulernya, Senin (1/03/10).

Menurutnya, sasaran dari KTM ini adalah tersedianya sarana sosial, ekonomi dan pemerintahan. Juga untuk melayani kebutuhan dasar atau hidup para transmigran dan desa sekitar. Kemudian tersedianya parasarana dan sarana untuk mendukung kegiatan usaha para transmigran dan desa sekitar serta terbangunnya sentra-sentra kegiatan bisnis untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi di daerah transmigrasi.

Untuk itulah kata Nanda, guna mendukung kegiatam KTM tersebut pada tahun 2010, Pemkab Bengkalis akan menempatkan transmigran sebanyak 150 KK di Desa Makureh dan Desa Pangkalan Nyeni. Ini merupakan tahap pertama dan selanjutnya akan dapat dikembangkan menjadi 300 – 400 KK pada tahun mendatang.

“Pola trasmigrasi yang kita kembangkan adalah pola perkebunan tebu, nantinya setiap KK akan mendapatkan lahan seluas 2 Hektar dengan penempatan 50 persen untuk masyarakat tempatan 9lokal) dan 50 persen lagi dari daerah asal yang telah mengadakan MOU dengan Pemda Kabupaten Bengkalis”, katanya.

Konsep dasar pengembangan Kota Terpada Mandiri perlu didukung kegiatan usaha atau ekonomi daerah belakangnya. Demikian pula halnya dengan KTM perlu didukung oleh kegiatan usaha transmigran yang berada dibelakangnya. Untuk menumbuhkan KTM perlu melakukan pembangunan wilayah pengembangan transmigrasi (WPT) yang dapat mendorong tumbuhnya suatu kota.(Surya/hms)

 

Posting Terkait