Prof Dr HM Ahman Sya: Kunci Sukses Kepariwisataan Indonesia, Kekompakan dan Semangat Tinggi

1597 views

Gong 21JAKARTA (Riauinfo) – Kepariwisataan Indonesia, saat ini masih menjadi nomor 4 penghasil devisa, tetapi pada saatnya nanti, kepariwisataan yang akan menjadi penghasil utama devisa negeri ini. Bisa demikian, karena potensi kepariwisataan Indonesia secara umum memiliki nilai tertinggi “A Plus” jika dibandingkan dengan potensi kepariwisataan lainnya di Asia.

“Kunci sukses kepariwisataan Indonesia itu bukan lagi pada sisi terbatasnya dana promosi, tetapi sejauh mana kekompakan dan semangat kerja yang tinggi para pelaku dan pekerja industri pariwisata serta para pengambil keputusan di negeri ini.” Ujar Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Prof Dr HM Ahman Sya, ketika membuka Workshop Kepariwisataan di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (19 November).

Menurut Prof Ahman Sya, kalau semua pelaku, pekerja dan pengambil keputusan di dunia kepariwisataan sudah satu bahasa, kompak dan semangatnya tinggi, insya allah, kepariwisataan Indonesia akan menjadi yang terbaik.

Kalau sudah begitu, Prof Ahman Sya meyakini, target kedatangan wisman 21 juta pada 2019, bukan mustahil akan tercapai lebih. Karenanya, workshop kepariwisataan itu digelar, tujuan utama mempersatukan kekompakan dan semangat agar tetap stabil tingginya.

Workshop Kepariwisataan yang mengambil tema “Gong 21” : Menggapai Pariwisata Kelas Dunia – Wonderful Indonesia Goes World Class itu diikuti oleh para Kepala Dinas Pariwisata seluruh Indonesia dan para pakar, juga kalangan perguruan tinggi kepariwisataan di Jakarta. Dihadirkan pula para pelaku Industri Kepariwisataan dari semua bidang olahan.

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan itu juga menjelaskan, jika para peserta workshop bisa memahami kiat kiat sukses dan wawasan kepariwisataan yang dibagikan para pakar dan akademisi, juga mendukung target pencapaian 21 juta wisman masuk ke Indonesia serta 275 juta kegiatan kepariwisataan di dalam negeri, maka pada 2019 Indonesia akan menjadi pilihan utama banyak wisatawan mancanegara.

Kenapa begitu? Karena hanya Indonesia kepariwisataannya diwarnai pantai terpanjang di dunia. Lebih dari 17 ribu pulau di Indonesia dilengkapi dengan alam yang indah. Lebih dari 500 suku bangsa di Indonesia, semuanya dilengkapi dengan ragam seni budaya yang menarik dan rakyat yang santun.

“Semua itu adalah potensi besar kepariwisataan Indonesia. Wisatawan mancanegara pasti ingin melihatnya, apalagi Indonesia juga sudah memberlakukan Bebas Visa untuk 90 negara. Karenanya mari kita bekerja keras agar kepariwisataan kita tidak saja menjadi kebanggaan sebagai penghasil utama devisa, tetapi juga memberdayakan sebanyak banyaknya potensi tenaga kerja,” ujar Prof Ahman Sya. (Ami Herman)

Posting Terkait