Produktivitas GKP di KSP Sepotong Meningkat

672 views
news4146PEKANBARU (RiauInfo) – Dibandingkan tahun-tahun sebelum, Produktivitas gabah kering panen (GKP) musim tanam 2007-2008 di lahan petani di Desa Sepotong Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis jauh meningkat.

Rata-rata GKP yang dihasilkan dengan bibit varitas unggul nasional IR 42 misalnya, per hektarnya mencapai 4,4 ton. Padahal, sebelumnya hasil panen per hektar hanya sekitar 2 ton lebih saja.

Menurut Kadis Pertanian dan Peternakan, H Ahmad Ramli, untuk musim tanam 2007-2008 ini total sawah yang ditanami berjumlah 5.475 hektar. “Maka perkiraan produksi padi di Kawasan Sentra Produksi (KSP) Sepotong yang meliputi Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu, pada musim tanam tahun ini sekitar 24.090 GKP,” katanya.

Menurutnya, terjadinya peningkatan Produktivitas GKP itu, tidak terlepas dari kebijakan pembangunan subsektor tanaman pangan, serta bersinerginya program tersebut dengan gerakan Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM) yang dicanangkan Gubernur Riau (Gubri) HM Rusli Zainal sejak tahun 2006 lalu.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Ramli, pada acara panen raya padi KSP Sepotong. Panen raya yang dihadiri Gubri yang diwakili Bupati Bengkalis H Syamsurizal itu, dipusatkan di Dusun Sri Bangun Sari Desa Sepotong Kecamatan Siak Kecil, Kamis (28/2) kemarin.

Ditambahkan Ahmad Ramli, dalam upaya meningkatkan produksi padi dan kesejahteraan para petani di Kabupaten Bengkalis, telah dilakukan berbagai langkah. Seperti perluasan areal tanam padi melalui pencetakan sawah baru maupun optimalisasi pemanfaatan lahan yang telah ada.

“Sejak 2005, pencetakan sawah baru yang dilakukan ssudah dilakukan seluas 1.350 hektar. Sementara untuk 2008, luasnya, seluas 750 ha yang dananya APBN, APBD propinsi dan APBD Bengkalis yang sebagian besar berlokasi di kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu,” terang mantan Kepala Balitbang Bengkalis ini.

Selain itu, sambungnya, dilakukan pembangunan jaringan irigasi dan menyalurkan bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) paket lengkap kepada petani. “Khusus untuk Desa Sepotong, telah diprogramkan pembangunan irigasi teknis dengan sistim pipanisasi untuk mengairi areal seluas 1.500 hektar dengan menelan dana sebesar Rp 1,5 milyar.

Apabila pembangunan pipanisasi ini selesai diharapkan pola tanam yang selama ini hanya sekali setahun dapat ditingkatkan minimal dua kali setahun,” tegasnya serayamenjelaskan KSP Sepotong yang meliputi 10 desa di kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubri mengatakan, melalui OPRM, target pengolahan padi yang ingin dicapai pada tahun 2013 mendatang, seluas 100.000 hektar dan diprediksikan dapat dipanen seluas 97.500 hektar.
“Dengan asumsi rata-rata produktivitas 4 ton per hektar, maka akan memberikan konstribusi produksi 390.000 ton Gabah Kering Giling. Atau setara 246.480 ton beras,” kata Gubri.

Selain Bupati Bengkalis dan Kadis Pertanian dan Peternakan, turut hadir dalam panen raya tersebut, diantaranya Wakil Ketua DPRD Bengkalis Bagus Santoso, Kadis Koperasi dan UKM H Umran, Kadis Perindustrian dan Perdagangan H Andre Sukarmen, Camat Siak Kecil Abdul Haris dan Camat Bukit Batu Basuki Rahmad.(ad)


Posting Terkait