PERLU PENJELASAN PIHAK TERKAIT… DPD REI Sesalkan Tuntutan Listrik

641 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Tuntutan pemasangan listrik kian meningkat di Kota Pekanbaru. Warga kota Pekanbaru, baik yang mengatasnamakan kelompok dan perorangan mulai melakukan somasi kepada pihak-pihak terkait seperti PLN, pengembang perumahan hingga pemerintahan. Keadaan itu menjadi keluhan bagi pengembang perumahan di kota bertuah ini.


PT.Graha Riau Persindo sebagai pengembang perumahan merasakan pahitnya tuntutan listrik dari warga perumahan Graha Cipta Permai II. Padahal, uang pemasangan listrik total Rp.160 juta dari 66 unit rumah yang dibangunnya itu telah diserahterimakan kepada perwakilan warga.

“Kami telah menyelesaikan semua uang warga masing-masing Rp.2,5 juta untuk listrik setiap rumah. Pengembalian uang itu tertuang dalam Surat Perdamaian tertanggal 26 April 2010. Dalam surat ini, Budi Febriadi sebagai perwakilan warga perumahan secara resmi menerima pengembalian uang listrik tersebut. Namun, warga perumahan masih mendesak kami untuk memasag listrik di rumah mereka,”ungkap Harun Alrasyid selaku Dirut PT.Graha Riau Persindo.

DPD REI Riau menjelaskan, pemasangan listrik di suatu perumahan melalui proses yang panjang kepada PLN. Mulai dari permohonan hingga memberikan Biaya Penyambungan (BP) dan pemasangan jaringn semuanya tergantung PLN.

Bahkan, pihak pengembang perumaan atau deveoper tidak akan berani membangun perumaan jika belum ada rencana pengembangan jaringan listrik di wilayah tersebut. Sehingga, DPD REI Riau sangan menyesalkan berbagai pihak terkait yang selalu menyalahkan pihak developer.

“Kita dan rekan-rekan di DPD REI Provinsi Riau ini telah menjelaskan kepada berbagai pihak duduk persoalannya. Namun, PLN sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam masalah ini belum menjelaskan kepada konsumen kondisi yang sebenarnya terjadi. Rekan-rekan di DPD REI bahkan tidak akan berani membangun perumahan jika di suatu daerah tersebut belum ada rencana PLN untuk memasukkan listriknya,”ungkap ketua DPD REI Riau Rifa Yendi kepada RiauInfo, Senin (29/11/2010) di Pekanbaru.

Posting Terkait