Perda Karhutla Senasib dengan Perda Riau Bangkit

620 views

PEKANBARU (RiauInfo)– Nasib Peraturan Daerah Kebakaran Hutan dan Lahan (Perda Karhutla) dan Perda Riau Bangkit senasib. Pasalnya dua Perda tersebut tinggal menunggu hasil evaluasi dari Menteri Dalam Negeri.

“Memang saya akui setiap perda yang keluar terlebih dahulu harus dievaulasi oleh mendagri. Sepengetahuan saya yang mempunyai waktu 15 hari untuk direvisi yakni RAPBD. Semuanya tergantung daerah yang bersangkutan dalam hal mengirimkan Perda Karhutla tersebut,” ungkap Ketua DPRD Riau, drh Chaidir MM kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Jumat (13/7).

Terangnya, kalau mengenai aturan 15 hari harus direvisi tidak dapat ini dijadikan acuar Perda Karhutla langsung diterapkan. Semuanya tergantung keputusan pusat yang telah mengatur didalamnya. “Kita lihat saja bagaimana perkembangan hasil evaluasi dari Mendagri tersebut. Jangan sampai kita gegabah langsung menerapkan Perda tersebut,” pintanya.

Isi didalam Perda Karhutla mempunyai makna yang sangat hakiki, meski Perda itu sangat bertentangan dengan Undang-undang yang berlaku. “Kalau kita lihat pemahaman lebih dalam, memang sangat mengangkat hak-hak tradisional masyarakat. Bukan ada masyarakat diajarkan untuk membakar lahan baru. Malah sebaliknya perusahaan besarlah yang membakar hutan asal jadi tersebut,” keluhnya.

“Mudah-mudahan dalam satu dua minggu ini hasil revisi Perda Karhutla tersebut dapat kita terima,” katanya mengakhiri. (dowi)

 

Posting Terkait