PERAIH EMAS BULUTANGKIS PEPARNAS XIV RIAU Suryo Ingin Tampil di Paralimpik Brasil

771 views
PEKANBARU (RiauInfo) – KONTINGEN bulutangkis Jateng sukses keluar sebagai juara umum pada Peparnas XIV 2012 di Riau, dengan mengumpulkan delapan emas, tujuh perak dan empat perunggu. Raihan tersebut tidak terlepas dari komitmen semua atlet yang tampil termasuk Suryo Nugroho.

Pebulutangkis yang tampil di tiga nomor pada pesta kaum paralimpian kemarin, menjadi sosok yang paling mendapat sorotan dari penonton. Betapa tidak, dari tiga nomor yang diikutinya, atlet kelahiran Surabaya 17 April 1995 tersebut, tidak pernah kalah.

Eksistensinya dalam bermain, bisa menjadi panutan oleh pebulutangkis lainnya. Pasalnya, selama bertanding dari beberapa game yang dilakoni, bermain tenang, punya ritme permainan unik dan bisa membaca pergerakan lawan. Dengan

kelebihannya itu lah, anak tunggal pasangan Slamet Riyanto dan Suswati (alm) sukses mempersembahkan tiga medali emas.

Tiga medali emas yang diraih Suryo tersebut di nomor tunggal putra upper 5, ganda putra upper 5 dan nomor beregu putra. ”Senang rasanya target bisa terwujud. 3 medali emas ini saya persembahkan kepada kedua orangtua saya yang sudah memberikan dukung penuh dan pelatih yang setia mendampingi saya selama ini,” tuturnya.

Hasil yang diraih Suryo ini memang tidak didapatkan dengan mudah. Dia sudah mempersiapkan diri sejak beberapa bulan sebelum Peparnas berlangsung, dengan berlatih melebihi jam latihan atlet normal. ‘Hasilnya terbukti, saya bisa sapu bersih semua nomor yang saya ikuti,” tambahnya.

Sukses di Peparnas ini, tentunya tidak serta merta membuat Suryo puas. Sebab, pelajar yang kini duduk di kelas III SMA di Solo ini, menginginkan tampil di ajang yang lebih tinggi lagi. Dia berharap dirinya bisa tampil di ajang Paralimpik yang digelar di Brasil tahun 2016 mendatang.

”Tujuan saya Paralimpik. Mudah-mudahan Pelatnas bisa memanggil saya masuk skuad Merah Putih. Itu impian saya,”pinta Suryo yanf membidik Paralimpik 2016

Suryo juga mengaku mengalami cacat tangan kiri (tuna daksa upper 3). Cacat ini dialaminya saat kecelakaan berkendaran sepeda motor tahun 2006 silam. Meski cacat, sudah banyak prestasi yang ditorehkannya. Di antaranya Juara Pelajar 2009 di Solo, Kejurnas Bandung 2009, runner up Asian Para Games Guangzhou China 2010 dan Asean Para Games Solo 2011 (emas, perak dan perunggu).

Nama: Suryo Nugroho
TTL : Surabaya, 17 April 1995
Atlet/cabor : Jateng/bulutangkis
Orangtua :Slamet Riyanto (ayah) dan Suswati (Ibu/alm)
Prestasi : Juara Pelajar 2009 di Solo, Kejurnas Bandung 2009, runner up Asian paragames Guangzhou China 2010, Asean Para Games Solo 2011 (emas, perak dan perunggu), 3 emas di Peparnas 2012 di Riau. (D13/D11/R7/E6)

Posting Terkait