Pejabat Selingkuh Jadi Tren, Istri-Istri Kawal Suami Terus

674 views

PEKANBARU (RiauInfo): Saat ini sedang tren pejabat berselingkuh. Tren ini tentunya membuat para ostri pejabat jadi gelisah. Sebagian mereka ada yang menyempatkan diri untuk mengawal suaminya, termasuk saat suami bekerja.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Senin (11/5) berjudul “Istri-istri Kawal Suami“. Harian ini menyebutkan tidak hanya mengawal suaminya ke kantor, istri-istri ini juga ikut kalau suaminya sedang bertugas di luar kota.Berita gantung diri yang dilakukan Dede (20) warga Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, menjadi headline Pekanbaru MX hari ini. Gantu diri ini dilakukan anak yatim tersebut gara-gara tidaj diberi yang untuk jajan. Berita itu berjudul “Tak Diberi Uang, Yatim Gantung Diri“.

Headlin Koran Riau hari ini tentang keprihatinan Ketua DPRD Riau Drs HM Johar Firdays MSi terhadap makin maraknya aksi perampokan akhir-akhir ini. Dalam berita berjudul “Ketua DPRD Riau Prihatin, Aksi Rampok Marak” Johan minta Polda Riau untuk memperketat mengawasan di wilayah hukumnya.

Kubu PDIP yang kesulitan mendapatkan pendamping Megawati Soekarnoputri, ternyata memang sedang mencoba untuk merapat ke Cikeas, markasnya Partai Demokrat. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY mengakui hal itu. Berita ini menjadi headline Riau Mandiri berjudul “SBY Akui PDIP Merapat ke Cikeas“.

Sementara itu harian Metro Riau hari ini mengangkat pernyataan Pengamat Politik, Arbi Sanit yang menyebutkan “kawin paksa” antara PDIP dan Demokrat sangat mungkin terjadi untuk membalas sakit hati ditinggalkan Golkar. Berita ini berjudul “PDIP-PD Siak ‘Kawin Paksa’“.

Lobi politik Partai Demokrat dan PDIP kian kencang. Orang dekat SBY yang juga Ketua Tim 9 Partai Demokrat Hadi Utomo bahkan melakukan pertemuan politik dengan Puan Maharani di sebuah lapangan golf, Sabtu (9/5) lalu. Berita ini menjadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “Tim SBY Lobi Puan di Padang Golf”.

Capres Partai Demokrat SBY memberi sinyal partainya akan menjalin koalisi dengan seterunya, PDIP. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjegal Capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Berita tersebut diangkat menjadi headline Riau Pos hari ini berjudul “SBY Jegal Prabowo“.(ad)

 

Posting Terkait