Over Dosis Makan Durian, PNS Tewas di Pondok Kebun

839 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Buah durian memang enak rasanya. Tapi jangan mentang-mentang enak, lalu diembat saja sesuka hati, dampaknya ternyata cukup fatal. Hal ini dialami Makmum Siregar seorang PNS warga Pantai Raja, Perhentian Raja, Kampar. Dia tewas setelah menikmati buah durian sendirian di pondok kebunnya.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX edisi Senin (9/11) berjudul “Ditemukan Membusuk di Kebun Kemiri: Makan Durian, PNS Tewas“. Harian ini menyebutkan mayat PNS tersebut ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Sementara kulit durian banyak berserakan di sekelilingnya, beberapa buah nampak belum sempat dibuka.

Penemuan sesosok mayat di Jalam Pemuda Ujung, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Minggu kemaren menjadi headline Pekanbaru Pos hari ini berjudul “Siswa Meninggal Usai Nonton PSPS“. Disini disebutkan mayat itu kemudian diketahui bernama Deri Rahim (17)siswa SMK 5 Pekanbaru.

Meski telah dicopot dari jabatan Ketua KPK dan statusnya kini terdakwa kasus pembunuhan berencana, namun Antasari Azhar tetap mencintai lembaga ini. Ia masih membela dan tetap yakin tidak ada oknum KPK yang menerima suap seperti disangkakan polisi. Berita ini menjadi headline Tribun Pekanbaru hari ini berjudul “Saya Masih Cinta KPK

Headline Metro Riau hari ini masih tentang perseteruan KPK vs Polri. Dalam berita berjudul “Kasus KPK-Polri Makin Kusut” disebutkan kasus KPK vs Polri makin kusus bak benang ruwet. Pasalnya sejumlah nama baru dan misterius muncul dalam pemeriksaan yang dulakukan terhadap saksi kunci, Ari Muladi.

Hingga hari kelima, Tim 8 yang diketuai Adnan Buyung Nasution sudah mewawancarai banyak pihak. Namun hingga Minggu kemaren belum ada kesimpulan final yang bisa disampaikan ke Presiden SBY. Tim kini tengah merumuskan kesimpulan sementara yang akan disampaikan kepada presiden. Berita ini menjadi headline Riau Pos berjudul “Dikerubuti Makelar Kasus“.

Pernyataan Jufri Hasan Basri bahwa pemerintah pusat telah melakukan pelanggaran dengan memotong Dana Bagi Hasil (DBH) migas bagi Riau, menjadi headline Riau Mandiri hari ini. Dalam berita berjudul “Soal DBH, Pusat Melanggar” disebutkan pemerintah pusat tidak bisa memotong DBH Riau hanya karena alasan Silpa Riau terlalu besar.(ad)

Posting Terkait