OL dan Mahasiswa Riau Haramkan Greenpeace

679 views

GPEKANBARU (RiauInfo) – Iklim investasi merosot tajam dialami Indonesia secara umum pada triwulan pertama pada 2007 ini. Salah satu penyebabnya adalah isu buruk yang melibatkan Indonesia di mata dunia. Seperti isu perusak hutan dan pemanasan global akibat kebakaran hutan. 

Menguatnya isu ini berkat sumbangsih beberapa LSM dunia yang mengatasnamakan cinta lingkungan, seperti Greenpeace. Keberadaan greenpeace dinilai sebagai LSM yang menjual isu dunia untuk mendapatkan kontribusi dari lembaga donor asing.

Greenpeace juga dinilai sebagai LSM yang tidak mempedulikan perbaikan tingkat kesejahteraan rakyat di negara yang mereka isukan. Mski di neraga yang jelas memilkimotoritas hukum, LSM luar ini umumnya dinilai layaknya sebagai pengawas dan secara perlahan menghancurkan iklim dunia usaha dan program yang dijalankan pemerintah.

Puluhan orang yang tergabung dalam Gabungan Ormas, LSM (GOL) dan Mahasiswa Riau mengaspirasikan kekuatiran tersebut, khususnya bagi iklim investasi di Riau. Perwakilan demonstran membacakan tuntutan mereka di Kantor Badan Informasi Kamunikasi dan Kesatuan Bangsa (BIKKB) Riau.

Tuntutan itu antara lain meminta pemerintah, khususnya pemprov Riau untuk meninjau ulang keberangkatan LSM asing di Indonesia, seperti greenpeace telah memojokkan Indonesia di mata dunia. Massa juga minta greenpeace diusir dari Indonesia, karena greenpeace hanya menjual isu Indonesia.

Selanjutnya massa juga menuntut gubernur Riau melalui BIKKB Riau agar membekukan izin greenpeace di Riau. Meminta Mabes Polri dan Polda Riau mengambil tindakan hukum terhadap upaya-upaya yang dilakukan LSM asing menistakan Indonesia di mata dunia. Mengajak seluruh masyarakat Indonesia secara umum dan Riau khususnya mengharamkan keberadaan LSM-LSM Asing yang menjadi antek imperialisme di Indonesia.

Pernyataan sikap uluhan massa tersebut disambut oleh Kepala BIKKB Riau, H. Said Amir Hamzah dan menerima berkas tuntutan tersebut serta berjanji akan menyampaikan hal ini kepada pihak terkait seperti gubernur Riau.

Setelah menyerahkan berkas tuntutan mereka, massa yang dikoordinator Budi Bona Tua Siregar ini denagn tertib membubarkan diri meninggalkan kantor BIKKB Riau yang berada di jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru tersebut.(Surya)

Posting Terkait