Meranti Mulai PBM 2010 Bersama Disnakertransduk Riau

573 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Guna menyiapkan tenaga kerja siap pakai yang mempunyai kemampuan ketrampilan dan keahlian sesuai kebutuhan pasar, Unit Pelaksana Teknis Latihan Kerja (UPT-LK) Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Riau bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Meranti akan menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Masyarakat (PBM) Tahun Anggaran 2010.

“Ini merupakan program (UPT-LK) dalam rangka mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan, Karena itu kerjasama antara Unit Teknis Latihan Kerja (UPT-LK) Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan dengan Pemerintah Kabupaten Meranti perlu diadakan ” jelas Kepala UPT-LK) Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Riau, Bakhrum di Pekanbaru, Kamis, (5/3)

Untuk Pelatihan Berbasis Masyarakat (KBM), ada 4 jenis kejuruan yang akan di adakan di daerah ini. Pelatihan Instalasi Listrik 1 paket dengan jumlah siswa 16 oran dengan jumlah jam pelajaran 240, jumlah jam siswa 3840, Pelatihan Tehnik HP 1 paket jumlah siswa 16 dengan jumlah jam pelajaran 240, jumlah jam siswa 3840, pelatihan border 1 paket jumlah siswa 16 orang dengan jumlah jam pelajaran 240, jumlah jam siswa 3840 dan pelatihan menjahit 1 paket jumlah siswa 16 orang dengan jumlah jam pelajaran 240, dan jumlah jam pelajaran 3840. Jenis pelatihan yang diberikan ini sesuai dengan kebutuhan lapangan dan minat mereka,” tambah Bakhrum .

Adapun peserta pelatihan adalah warga Kabupaten Meranti, diproritaskan bagi angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan atau pengangguran dalam usia produktif. Sedangkan seleksi calon siswa tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Pemda Kabupaten Meranti dan Peserta Pelatihan Berbasis Masyarakat (PBM) berjumlah 64 orang yang akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jenis kejuruannya.

Bagi peserta berbasis Pelatihan Berbasis Masyarakat (PBM) yang menyelesaikan pelatihan, nantinya diarahkan untuk dapat mengembangkan wirausaha, baik secara perorangan maupun kelompok. Diharapkan dengan adanya pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan lapangan ini, maka potensi untuk mendapatkan pekerjaan atau bekerja sendiri cukup besar sehingga penganguran dapat teratasi.(Surya/pde)

Posting Terkait