Menteri ESDM Bicarakan Peluang Investasi Di Tanjung Lesung, Banten

JAKARTA (Riauinfo) – Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terus berkembang pesat, Tanjung Lesung kian menarik di mata para investor. Salah satu investor yang baru-baru ini berminat untuk berinvestasi di Tanjung Lesung adalah dari Timur Tengah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, selaku menteri yang bertanggungjawab untuk mengawal investasi asing di kawasan Timur Tengah pun berkunjung ke Tanjung Lesung pada hari Selasa (15/12) lalu. Kedatangan Menteri Sudirman Said yang disambut oleh Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono ini dalam rangka pembekalan untuk mengetahui produk-produk Tanjung Lesung yang akan dipromosikan kepada para investor Timur Tengah.

“Jadi akan ada rencana investor Timur Tengah mau investasi di KEK Tanjung Lesung. Menteri ESDM Sudirman Said perwakilannya. Kedatangan beliau lebih banyak untuk mengetahui lebih jelas soal produk-produk KEK Tanjung Lesung,” kata Direktur Utama PT. Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ), Setiawan Mardjuki yang mengoperasikan Tanjung Lesung.

Hal tersebut juga diamini oleh Managing Director Banten West Java Tourism Development, Rully Lasahido. Menurut rencana, investor Timteng akan datang ke Tanjung Lesung pada Selasa depan untuk membicarakan kelanjutan investasi ini.“Setelah memberikan product knowledge kepada menteri ESDM, selanjutnya Tanjung Lesung akan di tawarkan ke investor timur tengah yg rencana nya akan datang Selasa Minggu depan,” ujar Rully.

Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Februari 2015 lalu. Kawasan ekonomi khusus pariwisata tersebut meliputi Kecamatan Sobang dan Kecamatan Panimbang, Banten. Nantinya, kawasan wisata Tanjung Lesung dijadikan master design pariwisata Kota Air tahun 2020 seperti Venesia, Italia.

Kawasan Tanjung Lesung seperti dijelaskan Rangga Wiraspati dari Humas PT Jababeka, merupakan obyek wisata andalan Provinsi Banten, di samping obyek wisata lainnya seperti Pantai Carita. Kawasan ini, memiliki cultural heritage karena lokasinya dekat dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Gunung Anak Krakatau, dan Pulau Umang.

PT. Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ),sebagai anak usaha dari PT Jababeka Tbk dengan bermodalkan lahan seluas 1.500 hektare (ha), telah mempercantik Tanjung Lesung dengan sejumlah penginapan bertaraf internasional seperti 44 unit villa istimewa dengan fasilitas private pool yaitu Kalicaa Villa Estate, 61 unit villa di Tanjung Lesung Beach Hotel, the Blue Fish, the Sailing Club, dan Green Coral Exclusive Camping.

Sejauh ini, Jababeka telah mengembangkan kota mandiri yang terintegrasi di Cikarang, yaitu Kota Jababeka yang memiliki kawasan industri yang terintegrasi dengan sejumlah fasilitas lain seperti perumahan dan komersial. Kota Jababeka juga memiliki jaringan transportasi umum, belanja, pusat rekreasi dan tempat hiburan, dry port, pembangkit listrik, pengolahan air limbah, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Jababeka memiliki visi untuk membangun 100 kota mandiri baru di setiap provinsi di Indonesia.

PT Jababeka Tbk adalah pelopor pengembang kawasan industri terpadu di Cikarang yang mengembangkan kota industri ramah lingkungan dan terlengkap di Indonesia. Luas Kota Jababeka adalah 5600 hektar yang dihuni oleh lebih dari 1650 perusahaan multinasional dari 30 negara dengan jumlah pekerja lebih dari 700.000 orang, yang dilengkapi dengan pusat pendidikan seperti President University, 1500 hektar tempat hunian, komersial, golf, medical city, botanical garden, dan fasilitas pendukung lainnya. (Ami Herman)

Adrizas: