MEMAKI-MAKI TAK KARUAN Seorang PNS Bermobil Sedan Mewah Jadi Pusat Perhatian

703 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Sebagai pamong seharusnya seorang PNS menjadi panutan. Namun justru sering terjadi kebalikannya. Seperti yang dilakukan seorang PNS yang mengendarai mobil sedan mewah di persimpangan Jalan Bambukuning-Jalan Hangtuah ini justru membuat orang geleng-geleng kepala. 

Pasalnya laki-laki yang menggunakan pakaian segaram PNS yang belum diketahui identitasnya itu memaki-maki tak karuan kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang akan melintas di depan mobil mewahnya itu. Sambil memaki-maki terus, dia terus memepet mobil di depannya agar pengendara sepeda motor tidak bisa lewat.

Peristiwa ini terjadi Senin (2/2) pagi tadi saat persimpangan tersebut sedang terjadi kemacetan. Waktu itu PNS tersebut bergerak dari arah Jalan Bambukuning akan masuk ke Jalan Hangtuah ke atah Jalan Sudirman. Sikap angkuh dan merasa lebih berkuasa itu sempat menjadi pusat perhatian orang di sekitar itu.

Bahkan saking angkuhnya, PNS itu sempat mengeluarkan kata-kata “dasar orang kere… tak tau diri. Bagusnya kalian itu mampus saja,” ungkapnya ke arah seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan keturunan China. Untung saja si China sabar saja dan tidak mengubrisnya.

Ketika ditemui RiauInfo, si China yang kemudian diketahui bernama A Long (35) menyebutkan dia sengaja tidak mengubris makian PNS itu, karena malu dilihat orang banyak. “Biar aja dia yang ribut sendiri, orang-orang bisa menilai bagaimana sikapnya itu,” ungkapnya.

Dia mengatakan, mungkin sikap angkuh itu terjadi karena PNS itu membawa mobil mewah, sedangkan orang-orang di dekatnya hanya menggunakan sepeda motor. “Belum tentu orang menggunakan sepeda motor itu kere semua,” ungkap pemilik usaha peternak ayam potong yang memiliki sekitar 20 orang anak buah itu.

A Long mengaku, dirinya tidak pernah memandang orang itu dari sisi kaya atau kere. Dia hanya melihat derajat orang itu dari kejujuran. Kalau orang itu hidupnya jujur dan tidak pernah korupsi, dia akan sangat menghargai. “Saya sendiri merasa beruntung hidup dari usaha sendiri, tanpa pernah melakukan korupsi,” ujarnya.

Sebagai seorang pengusaha ayam potong dia juga sangat mengutamakan kejujuran. Sebab kejujuran itu adalah modal besar dalam melakukan usaha apapun. “Dan satu lagi yang harus dihindari, jangan sombong atau angkuh seperti orang di dalam mobil sedan tadi,” tambah dia lagi.(Ad)

Posting Terkait