Layar Tancap di 26 Lokasi, Targetkan Sekitar 8.000 Penonton

604 views

PEKANBARU (RiauInfo): Tayangan edukatif melalui program Mobile Movie Edutainment bakal kembali menyapa masyarakat di sekitar wilayah operasi PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI). Program yang dikemas dalam bentuk pertunjukan layar tancap tersebut akan dihelat di 26 lokasi yang tersebar mulai dari Minas, Libo, Petapahan, Kotabatak, Bangko, Balam, Duri, hingga Dumai. Dari kegiatan yang berlangsung setiap akhir pekan selama sebulan penuh tersebut, CPI menargetkan total sekitar 8.000 penonton.


Program ini dimulai akhir pekan lalu melalui pertunjukan di dua lokasi, yakni di Taman Bermain Minas (13/11) dan di Simpang Belutu, Kandis (14/11). Film yang diputar adalah Sang Pemimpi dengan jumlah penonton rata-rata sekitar 350 penonton. Berikutnya, pada akhir pekan ini pemutaran film akan berlanjut ke Libo dan Petapahan.’’Masyarakat di sekitar wilayah operasi kami berkembang pesat. Melalui program semacam ini, kami berharap bisa lebih mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus mengingatkan kembali mengenai pentingnya keselamatan,’’ tutur Manajer Komunikasi CPI, Hanafi Kadir. Di sela-sela pemutaran film utama, CPI menayangkan video klip sosialisasi tentang jarak aman mendirikan bangunan di sekitar jalur listrik tegangan tinggi maupun di jaringan pipa minyak, serta pesan-pesan keselamatan berkendara.

Merujuk pada peraturan pemerintah, jarak aman untuk mendirikan bangunan sekurang-kurangnya 41 m dari as jalan menuju ke arah tiang listrik, dan 29 m dari as jalan menuju ke arah pipa minyak, serta radius 50 meter dari titik sumur minyak. ’’Informasi ini perlu terus disampaikan demi keselamatan masyarakat, terlebih lagi di tengah perkembangan wilayah di sekitar jariangan listrik dan pipa minyak yang tumbuh begitu pesat,’’ imbuh Hanafi.

Masyarakat juga menyambut positif program ini. Selain mendapatkan hiburan yang mendidik bagi anak-anak mereka, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah melalui informasi mengenai keselamatan. ’’Acara seperti ini sangat bagus karena kami menjadi tahu bagaimana bahayanya mendirikan bangunan di sekitar pipa minyak dan tiang listrik. Kalau bisa lebih sering mengadakan acara seperti ini,” ujar salah seorang warga yang hadir dalam pertunjukan di Kandis, Minggu malam lalu. Penonton juga berpeluang mendapatkan hadiah di sela-sela pemutaran video klip keselamatan.

Program kali ini dimulai pertengahan November hingga pertengahan bulan depan. Program tersebut merupakan kelanjutan dari program serupa yang pernah diselenggarakan pada Januari lalu. Ketika itu, ada 10 lokasi yang dipilih menjadi tempat pertunjukan layar tancap.(ad/rls)

Posting Terkait