LAPORAN DARI YOGYAKARTA Pimpinan MelayuOnline.com Terima Anugrah Tokoh Pemersatu Melayu Serantau

875 views

KETAPANG: Kerja keras Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) dan Pimpinan Umum MelayuOnline.com Mahyudin Al Mudra, SH. MM., terus mendapat pengakuan dari masyarakat Melayu se dunia.

Bersama Prof. Dr. Dato Tan Sri Ismail Hussein, bertempat di rumah Adat Melayu Ketapang, Mahyudin mendapat penghargaan tertinggi dari Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) dengan gelar ”Tokoh Pemersatu Melayu Serantau”, Jum’at (29/05/2009.

LAMS adalah organisasi adat Melayu se dunia yang pembentukannya berawal dari Dialog Borneo di Miri, Serawak, tahun 1986 yang kemudian dilanjutkan dalam Simposium Dunia Melayu di Syah Alam Malaysia, pada 23-26 September 2006, yang dihadiri oleh para sejarawan, budayawan, sastrawan, dan tokoh-tokoh dunia Melayu se dunia.

Pemberian gelar yang dilaksanakan bersamaan dengan Deklarasi dan Pelantikan Pengurus LAMS, juga menetapkan Drs. H Ismet Abdullah (Gubernur Provinsi Kepulauan Riau) dan Ir. H. Eko Maulana Ali, M.Sc. (Gubernur Provinsi Bangka Belitung), sebagai ”Pemimpin Adat Melayu Serantau,” serta Datuk Setia Amanah Putera Negeri H. Huzrin Hood, SH., sebagai ”Tokoh Budaya Melayu Serantau”.

Menurut Sekretaris Jenderal LAMS, Dato Kyai Mangku Negeri H. Morkes Effendi, S.Pd., MH., yang juga Bupati Kabupaten Ketapang, pemberian penghargaan tertingi LAMS kepada lima tokoh Melayu tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kiprah para tokoh tersebut dalam mengangkat martabat Melayu.

”Pemberian penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kerja keras kelima tokoh tersebut dalam menjalin kerjasama antarpuak Melayu dari berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Phillipina, hingga Madagaskar,” ungkap H. Morkes yang didampingi oleh Wakil Sekjen LAMS, Abdi Nurkamil Mawardi.

Saat dimintai tanggapannya atas penetapannya sebagai Tokoh Pemersatu Melayu, Mahyudin mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan LAMS atas kerja keras dan upaya-upaya MelayuOnline.com dalam menyatukan Melayu se-dunia.

”Saya terharu dan berterimakasih atas apresiasi tersebut. Penghargaan semacam ini memang penting sebagai sarana untuk memperkuat jaringan sosial Melayu se dunia. Namun yang lebih penting lagi adalah apa follow up selanjutnya dalam mengangkat keterpurukan puak Melayu dalam bidang ekonomi, politik, dan budaya. Harus ada program-program lanjutan yang kongkrit, tidak parsial, lokal, dan terintegrasi dalam sebuah rencana besar Melayu se dunia,” ungkap Bang MAM, panggilan akrab Mahyudin Al Mudra.(ad/rls)

Posting Terkait