Lakukan Pemadaman Bergiliran, PLN Dinilai Keterlaluan

PEKANBARU (RiauInfo) – Pemadaman listrik yang dilakukan PLN cukup intensif beberapa hari terakhir ini membuat masyarakat Pekanbaru kecewa. Bahkan tidak hanya masyarakat saja, kalangan DPRD Kota Pekanbaru juga merasa geram dengan tindakan PLN yang sangat tidak profesional tersebut. 

Berita ini menjadi headline Riau Pos edisi Selasa (14/10) berjudul “Listrik di Riau Padam Bergilir, Mengapa?“. Pihak PLN sendiri kembali mengumbar alasan bahwa pemadaman bergiliran itu disebabkan karena adanya pemeliharaan empat unit pembangkit PLTA Singkarang, Sumbar, sehingga listrik dipadamkan.

Rencana Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di 152 sekolah di Riau menjadi berita utama Pekanbaru Pos hari ini. Dalam berita berjudul “BPK Audit 152 Sekolah” disebutkan masing-masing kabupaten akan diperiksa sebanyak 50 sekolah, kecuali untuk Kota Pekanbaru hanya diperiksa dua sekolah.

Tiga pelaku perampokan nasabah Bank BNI Tembilahan berhasil dibekuk oleh tim Reskrim Polda Riau. Ketiganya ditangkap di daerah Palembang, dimana salah seorang diantaranya terpaksa ditembak karena mencoba kabur saat akan ditangkap. Berita itu menjadi headline Pekanbaru MXberjudul “Perampok Nasabah BNI Tembilahan Ditangkap, Tiga Diciduk, Satu Didor“.

Sementara itu Koran Riau berita utamanya hari ini tentang meningkatnya kasus cerai di kalangan PNS di Riau. DAta yang dihimpun tahun 2006, PNS yang mengajukan izin perceraian ke BADP Riau sebanyak 13 orang, sedangkan tahun lalu hanya 11 orang. Berita ini berjudul “Kasus Cerai PNS Meningkat“.

Berita utama Metro Riau hari ini tentang munculnya 18 nama calon Hakim Agung yang akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi III DPR RI. Salah satu nama itu adalah Muhdi Soroinda Nasution, Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbau. Berita berjudul “Ketua PT Pekanbaru Calon Kuat“.

Isu persekongkolan dalam mengotak-atik Daftar Calon Sementara (DCS) untuk DPRD Provinsi Riau yang diusulkan PArtai Golkar Riau bukan isapan jempol. Hal ini menjadi berita utama Riau Mandiriberjudul “Persekongkolan DCS Terkuak“. Menurut harian ini diduga kasus ini melibatkan orang dalam Partai Golkar dan KPU Riau.

Kasus suap alih fungsi Hutan LIndung yang melibatkan sejumlah anggota DPR menjadi berita utamaTribun Pekanbaru. Dalam berita ini disebutkan bahwa anggota Komisi IV DPR asal Riau Azwar Chesputra membantah telah membagi-bagikan uang haram itu. Berita berjudul “Azwar Bantah Bagikan Uang“.

Menguatnya kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank Jakarta kemaren menjadi berita utama Media Riau berjudul “BI Kontrol Bank, Rupiah Menguat“. Harian ini menyebutkan nilai tukar kurs rupiah naik menjadi Rp9.829/9.830 per dolar pada Senin kemarin.(Ad)

 

Rizki: