KPU Nilai Warga Tidak Terdaftar di DPT Kelalaian Birokrasi

798 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menjelaskan kewenangan lembaganya dalam menyusun Data Pemilih dalam Pilkada ini. Menurut KPU, banyaknya laporan warga yang tidak terdaftar di Daftar Pemilihan Tetap (DPT) bisa bermula dari kesalahan pendataan awal. 

“Undang-Undang memerintahkan untuk melakukan pencatatan, validasi, pemutakhiran dan update data pemilih adalah pemerintah yang membidangi kependudukan,”terang anggota KPU Riau Makmur Hendrik kepada wartawan, Selasa (23/09) di Pekanbaru.Menurut Makmur, pendataan data pemilih di Riau dilakukan oleh Distranduk (Dinas Transmigrasi dan Kependudukan) Riau sebagai pemerintah yang membidangi kependudukan. Data perolehan Distranduk Riau itu berlanjut ke KPU Riau sebagai pengguna data. Dimana KPU langsung menetapkan data Distranduk tersebut menjadi Data Pemilh Sementara (DPS).

Selanjutnya KPU melakukan pengumuman DPS ke seluruh lapisan masyarakat sesuai wilayah masing-masing melalui PPS. Rentang waktu mengumumkan DPS ini adalah melihat respon dari warga untuk memperbaiki kesalahan data pemilih.

“Saat DPS diumumkan inilah kesempatan warga untuk melihat keberadaan diri mereka di DPS. Jika tidak tercatat, maka kesempatan itu untuk langsung menyatakan ke PPS agar dimasukkan sebagai pemilih,”ungkap Makmur.

KPU Riau menegaskan bahwa sosialisasi Daftar Pemilih Pilgub telah berlangsung sejak tahun lalu. Sosialisasi ini menghadirkan semua lapisan masyarakat, seperti ketua Partai, LSM, Ormas, RT/RW, Paguyuban BKOW dan lainnya. Namun KPU menilai akibat para peserta yang kurang peduli, sosialisasi ini tidak sampai ke semua anggota mereka.

“Dalam sosialisasi itu KPU menyatakan nanti ada petugas pendataan yang akan datang ke rumah masing-masing warga. Jika petugas tidak sampai ke tempat warga, maka warga diminta proaktif segera mendaftarkan diri mereka ke RT atau PPS setempat,”ujar Makmur.

Sedangkan masalah banyaknya warga yang tidak masuk dalam DPT dan kesalahan data lainnya di TPS Senin kemarin, menurut Makmur bisa jadi bermula dari pendataan awal yang dilangsungkan oleh Distranduk Riau sebelum DPS dan DPT keluar.(Surya)



Posting Terkait