Korban Flu Burung Tertinggi 6 Orang di 2007

PEKANBARU (RiauInfo) – Korban flu burung akibat virus avian influensa atau virus H5N1 mencapai 6 orang meninggal dunia sepanjang empat tahun terkahir di Provinsi Riau. Korban meninggal terbanyak berada pada tahun 2007 sebanyak 6 orang dari 8 orang yang terjangkit flu burung tersebut. Pada masa itu, Gubernur Riau HM Rusli Zainal sempat mengeluarkan status siaga I bagi wabah flu burung di bumi Lancang Kuning ini.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Mursal Amir mengatakan hal tersebut dalam rapat koordinasi Flu Burung yang berlangsung di hotel Pangeran, Selasa (17/11/09) ini di Pekanbaru.

Sedangkan Dinas Perternakan Provinsi Riau juga melaporkan jumlah unggas yang terjangkit mencapai 17.353 ekor sepanjang tahun tersebut diatas. Rakor yang bertujuan untuk mendapatkan data evaluasi dan pengangan serta pencegahan penyakit menular flu burung tersebut dihadiri oleh sejumlah dinas terkait.

Menurut Mursal, dengan rakor ini, akan didapatkan rekomendasi dari berbagai pihak dan koordinasi penganagan dan pencegaha serta tindakan yang akan meminimalkan penyebaran penyakit menular yang disebabkan ternak. Sehingga, kerugian yang diderita dari berbagai wabah akan tertanggulangi sedini mungkin.

Kerugian dari wabah penyakit ternak tersebut sangat dirasakan oleh para petani ternak khusunya peternak ayam. Dengan adanya penyakit tersebut sejumlah pelaku usaha yam mengalami kerugian besar bahkan ada yang gulung tikar pada waktu kasus flu burung mencuat di Riau.

Menurut Mursal, penngan penyakit flu burung sangat mudah dilkaukan jika disadari secepat. Kasus 8 orang yang terjangkit H5N1 dan selamat dua orang tersebut membuktikan penanganan cepat dan tepat telah berhasil menekan korban penyakit itu.(Surya)

Rizki: