Kondisi Atlit Jadi Pertimbangan Pembagian Kelas

PEKANBARU (RiauInfo) – Hari ini sejumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Pekan Paralimpic Nasional XIV akan melakukan technical meeting. Pada technical meeting ini akan dibahas secara rinci mengenai teknis dan pengelompokan atlit yang akan bertanding.

Menurut Sekretaris National Paralimpic Comitte, Pribadi, pembagian kelas dan teknis pertandingan di Peparnas memiliki perbedaan dengan pertandingan di Pekan Olahraga Nasional (PON). ” Kalau di PON atlit yang bertanding tinggal dikelompokkan pada kelas masing-masing, tapi pada olahraga difabel seperti ini harus diperhitungkan kondisi atlit yang akan bertanding, misalnya yang cacat kakinya parah harus dikelompokkan dengan yang kondisinya sama, ini agar pertandingan berlangsung fairplay,” jelas Pribadi kepada sejumlah wartawan di Media Center Utama Suman HS, Minggu (7/10).Karena itu, tambahnya, meski cabang olahraga yang dipertandingkan cuma 11, namun medali yang diperebutkan cukup banyak. “Pada atletik misalnya, jika pada PON medali yang diperebutkan sekitar 40 medali emas, pada Peparnas ini mencapai sekitar 120 medali emas. Secara keseluruhan medali yang diperebutkan di Peparnas 1.334 medali sedangkan di PON lalu 1.839,” katanya.

Sejauh ini, menurut Pribadi, persiapan tuan rumah untuk melaksanakan kegiatan ini sudah final. Semua arena pertandingan sudah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. “Persiapan sudah bagus, semua venue sudah siap untuk digunakan,” tegasnya.

Sampai minggu pagi ini, selain Papua Barat dan Lampung, semua kontingen dari seluruh provinsi sudah hadir di Pekanbaru. Menurut Pribadi, pihaknya belum mendapat kabar mengenai alasan batalnya dua provinsi tersebut ikut berpartisipasi pada Peparnas XIV ini. “Nanti akan kita minta penjelasan pada pengurus di dua daerah ini, dan akan terus kita lakukan pembinaan,” ujarnya. (fm1)

Rizki: