KLARIFIKASI INTSIAWATI AYUS Terkait Pengalihan Dukungan Cabup Kepulauan Meranti 21 Mar 2010 13:02 wib ad

756 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Terkait pengalihan dukungan oleh DPD PDI-P Riau terhadap pencalonan Intsiawati Ayus sebagai bakal calon Bupati Kepulauan Riau, Instsiawati Ayus memberikan klarifikasinya. Berikut klarifikasi yang diterima RiauInfo, Minggu (21/3).


1. Berdasarkan surat rekomendasi DPP PDI-P No: 3302/IN/DPP/III/2010/ tertanggal 8 Maret 2010, Saya, INTSIAWATI AYUS mendapat dukungan untuk maju menjadi Bakal Calon Bupati dari DPP PDI-P untuk berpasangan dengan salah satu kader PDI P Riau sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY .

2. Sejak sebelum pendaftaran, dalam banyak hal dari kerja kami yang kurang harmonis dan tidak sinergis karena komitmen sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY tidak pernah bisa saya pegang. Demikian pula soal komunikasi yang kurang intensif, ditambah banyak janji dan target-target yang tidak pernah bisa beliau tepati. Kerja sosialisasi awal ke daerah-daerah terpaksa saya harus jalani sendiri, dengan alasan beliau mencari kursi perahu.

3. Ketika saya melakukan sosialisasi bersama kader-kader PDI-P Kabupaten Meranti, saya mengetahui bahwa ternyata telah terjadi resistensi yang kuat terhadap Sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY dari para kader PDI-P Meranti. Sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY dianggap kurang kompeten untuk maju dan tidak dikenal masyarakat Meranti. Di samping itu, sebagai Korda, Sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY dianggap juga tidak mengakar dan dianggap bertanggungjawab dalam kegagalan Konvercab di Meranti.

4. Pada puncaknya, saya merasakan adanya ketidakseriusan dari Sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY untuk sungguh-sungguh maju. Share untuk sisa kursi perahu yang sudah menjadi tanggungjawab beliau, tidak dapat dipenuhi sesuai tenggat waktu yang dijanjikan dengan pihak partai pendukung. Akhirnya, partai pendukung yang dijanjikan mengancam mengalihkan dukungan terhadap calon lain.

5. Untuk mengantisipasi kegagalan maju maka saya kemudian melakukan komunikasi dengan calon pasangan lainnya yang sudah memiliki kesiapan serta memiliki dukungan yang lebih kuat dari masyarakat Meranti sesuai rekomendasi lisan dari para kader PDI-P Meranti, yaitu Sdr. Amyurlis (Ucok).

6. Saya, Intsiawati akhirnya memutuskan untuk berpasangan dengan Amyurlis sebagai bakal calon pasangan pengganti. Sdr Amyurlis langsung memenuhi semua komitmen yang dibagi bersama sehingga bersama PDI-P kami bisa mendapatkan perahu yang cukup untuk berpasangan.

7. Soal tersebut telah dikomunikasikan secara lisan kepada pihak PAC-PAC PDI-P, Plt DPC Meranti, Sdr. Solihin, Sdr, Yono, dll juga kepada Sdr. Ketua DPD PDI-P Riau, Sdr. Suryadi Khusaini, serta pihak DPP, dalam hal ini kepada Sdr. Firman Jaya Daeli.

8. Setelah itu, saya melayangkan Surat Pernyataan Gagal Berkoalisi (bermaterai) kepada Ketua Umum DPP PDI-P pada tanggal 11 Maret 2010 melalui Plt Ketua DPC Meranti, Sdr. Solihin dan Ketua DPD PDI-P Sdr. Suryadi Khusaini tentang kegagalan saya dalam membangun koalisi partai dengan Sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY dan saya meminta pihak DPP tetap memberikan dukungan dan meninjau ulang rekomendasi terhadap pasangan saya tersebut (Sdr. WAN MUHAMMAD ROBBY).

9. Dalam masa untuk menunggu sikap dan mengklarifikasi rekomendasi dari pihak DPP. Untuk kepentingan pendaftaran, saya berkomunikasi dengan pihak Plt. DPC Meranti, untuk hadir pada saat pendaftaran kepada KPUD. Namun demikian, Pihak Plt ternyata tidak menghadiri pendaftaran koalisi partai di KPUD Kab. Kep. Meranti. Blangko pendaftaran partai koalisi pun akhirnya minus PDI-P, padahal dalam form tersebut PDI-P (2 kursi) bersama Hanura (2 kursi) semula disiapkan menjadi Partai Penghusung pasangan Intsiawati-Amyurlis, ditambah 9 partai non parlemen lainnya.

10. Menjelang hampir tengah malam, pada batas waktu pendaftaran pada tanggal 13 Maret 2010. Pihak Plt. DPC PDI-P Meranti ternyata mengalihkan dukungan secara sepihak pada pasangan lainnya, dengan mendaftar kepada KPUD sebagai partai pendukung Sdr. Ismail Fauzi dan Darwin Susanto yang ditandatangani oleh Sdr. Solihin sebagai Plt DPC Meranti, Sdr. Yono, sebagai sekretaris dan anggota terdiri dari: Sdr Wan Muhammad Robby, Turachman, Anshari, Ir. Suratno, dan Misran, berikut surat penetapan no.111/ext/dpd/6.a/III/2010. DPD PDI-P menetapkan pasangan Ismail Fauzi dan Darwin Susanto sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti.

Demikian klarifikasi dari saya, demi hubungan baik dan kemitraan yang kita sudah jalin sejak lama. Selanjutnya saya tidak bisa mencampuri urusan internal partai yang bukan kewenangan saya. (ad)

 

Posting Terkait