KERAP TERJADI USAI SUBUH RAMADAN… Tawuran Anarkis Warnai Bundaran Cut Nyak Dien

PEKANBARU (RiauInfo) – Tawuran pemuda kian marak di kawasan bundaran jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. Tawuran yang kerap terjadi usai salat subuh saat hari libur sekolah pada ramadan ini, memaksa jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sukajadi turun mengamankan situasi yang kian anarkis, Minggu (13/9/09) pagi tersebut.

Warga setempat megakui tawuran terjadi akibat adanya perselisihan anak-anak yang berlainan tempat tinggal yang melakukan ‘asmara subuh’ pada ramadan di kawasan jalan Cut Nyak Dien tersebut. Tawuran ini telah sering terjadi pada setiap ramadan dalam empat tahun terakhir di kawasan tersebut.

Warga sekitar bundaran melaporkan kejadian tawuran pada Polsek Sukajadi karena merasa terganggu dengan tawuran itu. Tawuran telah membuat sejumlah kaca warung dan rumah di sekitar bundaran pecah terkena batu nyasar.

Sementara itu, saksi mata yang bekerja di sebuah kantor pemerintahan jalan Cut Nyak Dien mengatakan, kejadian tawuran usai subuh tersebut kian sering terjadi pada masa libur sekolah saat ini. Para pelaku kebanyakan adalah anak-anak dibawah umur. Namun, sejumlah pelaku juga ada yang telah dewasa.

Tawuran ini dinilai kian anarkis karena sejumlah anak yang relatif dewasa mulai terlibat dengan membawa beberapa kayu dan bahan berbhaya lainnya saat tawuran. “Selain membawa batu, para pelaku juga membawa lampu neon yang merke lempar kepada lawan mereka,”ungkap seorang penjaga kantor yang tidak mau namanya dikutip RiauInfo.

Sementara itu, Kapolsek Sukajadi, Iptu Y Sitanggang mengaku telah menangkap beberapa anak sejak awal pekan ramadan dalam tawuran tersebut. Namun Polsek Sukajadi mengaku tidak menindaknya secara hukum karen selain dibawah umur, penangkapan ini hanya bersifat shock teraphy. Sedangkan Minggu pagi pada pekan ini, keadaan diamankan oleh satu mobil petugas Polsek yang patroli di tengah bundaran Cut Nyak Dien. Sehingga, tawuran pun akhirnya bubar.(Surya)

Rizki: