Kepariwisataan Kuningan Berpotensi Gaet Banyak Wisman

698 views

tdl5

JAKARTA (Riauinfo) – Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai potensi kepariwisataan Kabupaten Kuningan (Jawa Barat) sangat besar dan bagus dijadikan sarana menggaet Wisatawan Mancanegara (Wisman). Selain karena alam daerah Kuningan sangat cantik, daerah ini juga memiliki sejumlah seni budaya yang sangat menarik.

“Karenanya saya yakin potensi wisata yang besar itu harus terus diberdayakan sebagai sarana penarik Wisman. Itu penting mengingat jumlah wisman yang datang ke Jawa Barat hingga kini masih relative minim, hanya sekitar 2 persen dari jumlah wisman nasional yang kini mencapai 10 juta orang. Wisman ke Kuningan malah lebih minim lagi… padahal potensi wisata daerah ini termasuk bagus. Jadi perlu kerja keras agar Wisman banyak ke Kuningan,” ujar Menpar saat peluncuran acara Tour De Linggarjati di Balairung Sosilo Sudarman Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (13/9) kemarin.

Peluncuran acara tersebut dihadiri Bupati Kuningan H Acep Purnama, juga seluruh Camat dan pejabat di Kabupaten Kuningan termasuk Ketua DPRD, jajaran Muspida, serta tokoh masyarakat Kuningan yang kebetulan menjabat sebagai Sekjen Kementerian Pariwisata Drs Ukus Kuswara. Hadir juga dalam kesempatan itu beberapa anggota Komisi X DPR-RI.

Penyelenggaraan even wisata olahraga (sport tourism) berskala internasional yang ke-2 kali itu akan dilangsungkan di Kabupaten Kuningan, Jabar pada 28-30 Oktober mendatang. Event tersebut dilakukan sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Kuningan serta memacu pembangunan infrastruktur daerah dan membuka akses wilayah untuk pasar dan investasi, sekaligus mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia mewujudkan target tahun ini 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara di Tanah Air.

Menteri Pariwisata juga mengingatkan bahwa Kabupaten Kuningan saat ini sedang membangun bandara berskala internasional bernama Kertajaya. Bandara tersebut diharapkan bisa menggantikan bandara Husein Sastranegara Bandung dan bisa didarati pesawat berbadan lebar yang mampu mengangkut banyak wisatawan mancanegara.

“Jika kehadiran bandara Kertajaya itu tidak bisa diberdayakan sebagai sarana melancarkan wisman masuk dalam jumlah besar ke Jawa Barat, maka akan rugi sekali Pemda Kuningan dan Pemda Jawa Barat. Wisman itu datang ke Indon esia hanya untuk melihat kecantikan Indonesia. Alam Jawa Barat terkenal cantik, begitu juga alam kepariwisataan Kuningan. Kalau sudah menyadari semuan itu, idealnya Pemda Kuningan harus mampu menjaring banyak wisman. Kalau tidak bisa, rugi sekali. Tapi saya yakin Pemda Kuningan akan berhasil menggate banyak wisman nantinya,” ujar Menpar lagi.

Tour de Linggarjadi sendiri dinilai Menpar adalah kegiatan wisata olahraga yang berpotensi mendatangkan banyak wisman. Karena itu kementerian pariwisata akan terus mendukung pelaksanaan acara tersebut.  “Penyelenggaraan even sport tourism seperti ini efektif untuk berpromosi sekaligus dapat mendatangkan wisman dan direct economi. Dari penyelenggaraan TdL 2016 dapat diprediksi wisman dating mencapai 250 orang dari Malaysia (ASEAN) sebagai peserta dan akan terjadi direct economic sebesar Rp 4,2 miliar,” kata Menpar Arief Yahya.

Bupati Kabupaten Kuningan H. Acep Purnama juga ingin melihat daerahnya dikunjungi banyak wisman. Untuk itu, saat ini Kuningan mulai membuka akses pasar ke mancanegara dan menjaring lebih banyak lagi wisman ASEAN khususnya dari Malaysia. “Tujuan penyelenggaraan TdL 2016 selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, juga sebagai upaya ‘revolusi mental’ pembinaan generasi muda melalui cabang olah raga balap sepeda sekaligus untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-518 dan peristiwa sejarah Perundingan Linggarjati ke-70,” kata Ahmad Heryawan.

Tour de Linggarjati 2016 mengambil start dari Gedung Naskah Perundingan Linggarjati, Kuningan. Para atlet balap sepeda ini akan unjuk kekuatan memperebutkan gelar juara dengan total hadiah sebesar Rp 500 juta dengan mengayuh sepeda sejauh 245 km melewati 20 kecamatan dan 200 desa di antaranya tempat-tempat wisata menarik di Kuningan. (Herman Ami)

 

Posting Terkait