Kawanan Penjahat Sikat Besi Bekas Jembatan di Kampar

621 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Prestasi 21 orang komplotan penjahat ini cukup menakjubkan. Mereka mampu melakukan aksi mencuri sebuah jembatan yang berada di bekas jalan lintas Riau-sumbar, tepatnya di Desa Muara Mahat, Kecamatan XIII Kotokampar, Kabupatem Kampar. Hebatnya lagi, jembatan yang dicuri itu berada di bawah air dalam waduk PLTA Kotopanjang.

Aksi hebat komplotan penjahat ini menjadi berita utama Pekanbaru Pos dan Pekanbaru MX edisi Jumat (7/9) ini. Pekanbaru Pos dalam beritanya berjudul “Wow! Jembatan pun Dicuri” menyebutkan bahwa aksi tersebut cepat ketahuan oleh aparat kepolisian dari Polres Bengkalis. Harian ini juga menyebutkan aksi pencurian tersebut disebut-sebut atas rekomendasi mantan bupati Kampar.

Berita yang sama juga menjadi headline Pekanbaru MX hari ini dengan judul “21 Gembong Pencuri Besi, Digulung” memuat bantahan dari mantan Bupati Kampar Jefry Noer yang dituduh memberikan rekomendasi dari aksi tersebut. Jefry menyebutkan tidak pernah sama sekali memberikan rekomendasi untuk aksi mencurian besi itu.

Sementara itu berita meninggal dunianya Gerhat Saragih (33) pasien flu burung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menjadi berita utama Riau Pos dan Riau Tribune hari ini. Riau Pos dalam headlinenya menyebutkan bahwa Gerhat adalah penderita flu burung ketiga yang meninggal dunia selama tahun 2007. Berita itu berjudul “Sudah Tiga Tewas Akibat Flu Burung“.

Sedangkan Riau Tribune dalam beritanya berjudul “Lagi, Pasien Flu Burung Meninggal” menyebutkan Wakil Gubernur Riau sempat menyayangkan kinerja Diskes dan Disnak Riau yang dinilainya lamban dalam mengantisipasi penyebaran virus flu burung, sehingga korban meninggal dunia terus berjatuhan, termasuk Gerhat Saragih yang meninggal kemaren.

Pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap Setdaprov Riau, Bank Riau dan Bank Central Asia dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran jadi berita utama Metro Riau hari ini. Dalam beritanya berjudul “KPK Periksa Staf Jajaran Setdaprov” menyebutkan bahwa bahwa pemeriksaan yang dilakukan di Mapoltabes Pekanbaru itu berlangsung tertutup dari wartawan.

Beda dengan Tribun Pekanbaru. Hari ini lebih tertarik mengangkat aksi demo yang dilakukan masyarakat Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dalam menghadapi kandasnya tuntutan mereka untuk mendirikan kabupaten baru, yakni Kabupaten Mandau-Meranti, sebagai berita utamanya. Berita itu berjudul “Mandau-Meranti Kembali Kandas“.

Belum beroperasinya Rumah Sakit Tenaga Kerja Petala Bumi yang telah diresmikan Presiden SBY beberapa waktu lalu menjadi berita utama Media Riau hari ini. Menurut harian ini, pengoperasian rumah sakit itu masih menunggu keputusan gubernur dan Perda. Beritanya berjudul “Operasinal RS Pekerja Terkendala Perda dan SK Gubernur“.

Masalah Ilog di Riau masih menjadi berita utama Riau Mandiri. Hari ini harian ini mengangkat dukungan DPR dan DPD serta Wakil Gubernur Riau Wan Abubakar terhadap keputusan Presiden SBY yang membentuk tim gabungan penyelesaian kasus Ilog di Riau. Berita itu berjudul “DPRD dan DPD Dukung Langkah SBY“.(Ad)

Posting Terkait