KAT Riau Dapat Bantuan Rumah Layak Huni dari Pemerintah Pusat

596 views

PEKANBARU: Perjuangan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat suku terasing dan komunitas adat terpencil (KAT) Riau ke Pemerintah Pusat akhirnya berhasil juga, tahun 2010 ini pemerintah pusat melalui kementrian sosial mengkucurkan bantuan pembangunan rumah layak huni di Provinsi Riau beserta sejumlah pasilitas lainnya.


Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Drs Lukman Mat di sela-sela kunjungan Study Banding mendampingi Ketua Umum BK3S Provinsi Riau Dra Hj Septina Primawati Rusli MM di Kuala Lumpur mengatakan bantuan pembangunan rumah layak huni untuk suku terasing tersebut adalah usulan Dinas Sosial Provinsi Riau yang akan dilaksanakan pada tahun 2010 ini sebanyak 55 unit untuk masyarakat Suku Duano Kuala Selat Kabupaten Inhil.

“Selain rumah layak huni di Kuala Selat itu juga akan di Bangun 2 unit pengadaan sarana air bersih. bantuan alat rumah tangga, bantuan bibit macam tanaman sesuai kebutuhan masyarakat, kemudian bantuan bahan makanan kalau sidah siap nanti untuk hidup sehat,” katanya.

Dikatakan Lukman Mat, Dissos Riau mengusulkan banyak program untuk mengangkat kesejahteraan Riau, namun untuk tahun ini kita mendapatkan bantuan 55 unit pembangunan rumah layak huni, kemudian program study kelayakan untuk pembangunan KAT di Desa Teluk Sono Dusun Kasang Salak Rohul.

“Kita sudah melakukan peninjauan ke lokasi pembanguna rumah layak huni untuk KAT Suku Duano di Kuala Selat Inhil dan berdialog dengan masyarakat agar setelah rumah itu nantinya di bangun dapat ditempati masyarakat, Karena kita tidak ingin setelah rumah siap, masyarakat tak mau menempatinya,” ujar Lukman Mat lagi.

Selain itu, menurut Kadisos, pihaknya juga telah menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten /Kota melalui Musyawarah Pembangunan (Musrembang) agar diharapkan ada shering atau dukungan dana dari provinsi dan kabupaten. Karena bantuan dari pusat tersebut tidak mencukupi untuk membangun setiap pasilitas untuk KAT tersebut.

“Bantuan ini berlangsung selama 3 tahun, jadi selain pembangunan rumah layak huni, juga ada bantuan dan pembangunan pasilitas lainnya untuk KAT tersebut,” jelasnya.(ad)

Posting Terkait