Joint SPR-Kingswood di Blok Langgak Bakal Merugikan Riau

701 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Porsi pembagian saham antara PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) dengan Kingswood Capital Ltd yang 50:50 dalam pengelolaan Blok Langgak sangat berbhaya. Sebab joint itu lebih menguntungkan Kingswood dan sebaliknya merugikan Riau.

Berita ini menjadi headline Riau Mandiri edisi Rabu (2/12) berjudul “Joint SPR-Kingwoods ‘Bahaya’“. Mengutip pernyataan anggota DPRD Riau Riki Hariansyah, dengan porsi 50 persen itu dapat dipastikan daerah tidak akan bisa lebih dominan.

Hanya gara-gara minta uang belanja untuk sang anak, Lisna (27) harus menerima nasib sial. Janda muda warga Pasirpangaraian ini sampai babak belur dianiaya mantan suaminya Ijak (35). Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX berjudul “Minta Uang Belanja Anak, Janda Dianiaya Mantan Suami“.

Headline Pekanbaru Pos tentang jumlah penderita AIDS di kota Pekanbaru yang tertinggi se-Provinsi Riau. Dari 400 penderita AIDS di Riau, penderita penyakit mematikan itu di Kota Pekanbaru pada tahun 2009 mencapai 281 orang. Berita itu berjudul “80 Penderita AIDS Meninggal“.

Publikasi aliran dana talangan Rp1,8 triliun dari Rp6,7 triliun Bank Century yang dilakukan Banteng Demokrasi Rakyat (Bendera) dan Jaringan Aktivis menggelinding jadi bola panas. Orang-orang dekat SBY melaporkan Bendera dan Jaringan Aktivis ke Polda Metro Jaya. Berita menjadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “Putra SBY Lapor ke Polisi“.

Berita yang sama menjadi headline Metro Riau yang mengungkapkan bantahan Presiden SBY bahwa tim suksesnya menerima dana itu. Bantahan itu disampaikan di akhir sambutan peringatan Hari Guru Nasjonal di Jakarta. Berita berjudul “SBY: Demi Allah Itu tak Benar“.

Harian Riau Pos juga mengangkat berita yang sama. Dalam berita berjudul “SBY: Berita Itu Fitnah Luar Biasa” disebutkan presiden SBY kembali membantah tudingan bahwa dirinya menerima aliran dana dari Bank Century. Dia menyebutkan tudingan itu merupakan fitnah luar biasa.(ad)

Posting Terkait