Jemaah Mesjid An-Nur Rencanakan Gugatan Terhadap Penyelenggara Rp120 Milliar

598 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Terkait dengan pro kontra dipakainya pergelaran musik Ungu-Raihan dan tausyiah Rohani, Jemaah mesjid An-Nur berencana akan menggugat pihak penyelenggara termasuk diantaranya pengurus mesjid ke pengadilan sebesar Rp120 milliar. Hal ini dilakukan apabila saat berjalannya acara pergelaran musik dan tausiah tersebut akan menodai agama dan mesjid. 

Menodai agama dan mesjid yang mereka maksud adalah, apabila pencampuran pria dan wanita hingga melewati batas-batas keislaman terjadi saat acara tersebut. Kemudian ada juga jika para pihak penyelenggara tidak bisa mengatasi pria dan wanita lalu lalang di areal pelataran mesjid dengan tidak berpakaian sopan.

Menurut mereka, sebagai jemaah mesjid An-Nur, mereka pada dasarnya tidak masalah dengan dilaksanakannya acara di areal mesjid tersebut. Namun yang jadi masalah adalah nama band Ungu yang juga digemari anak muda lainnya. Karenanya mereka sangat khawatir, apabila pengunjung membludak, pria dan wanita tak terkontrol, maka nilai-nilai Islam yang berlaku di arela mesjid akan hilang, tukasnya.

Ketika ditanya sejauh mana kesiapan jemaah mesjid An-Nur dalam melakukan gugatan. Mereka tidak mau berkomentar banyak. Yang jelas hal ini telah dibicarakan dengan jemaah mesjid lainnya termasuk diantaranya Mafauzen SH yang juga pengacara.

Disisi lain, saat dihubungi dari beberapa panita penyelengara tidak ada yang mau berkomentar soal ini. Mereka semua beralasan sibuk bekerja semua. Dari pantauan RiauInfo di lapangan, Sabtu (13/9) pelaksanaan dan persiapan acara yang rencanaya akan digelar malam ini sudah mencapai 100 persen. Para security tampak menjaga ketat lokasi pergelaran musik dan tausiyah rohani.

Dari salah seorang security yang berhasil diwawancarai mengatakan, pihaknya saat ini (sore, red) disiagakan mengamankan alat-alat panggung yang telah selesai persiapannya. Menurut mereka, security yang diterjunkan untuk mengawasi acara ini sebanyak 50 orang. Kemudian dibantu dengan keamanan lainnya yang berasal dari polisi, TNI. (muchtiar)

 

Posting Terkait