Jejak Ramlan Zas Belum Terlacak, Kejaksaan Terus Melakukan Perburuan

639 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Keberadaan Mantan Bupati Rokanhulu, Ramlan Zas yang terlibat kasus korupsi dana APBD Kabupaten Rokanhulu, hingga saat ini belum diketahui. Pihak Kejaksaan Tinggi Riau akhirnya turun tangan untuk ikut membantu dalam memburu tersangka agar bisa ditahan kembali di Kejaksaan Negeri Pasirpengaraian.

Masalah ini menjadi berita utama Metro Riau Senin (7/1) ini berjudul “Ramlan Zas Diburu ke Jakarta“. Dalam berita itu disebutklan Kejati Riau kini memburu Ramlan Zas ke Jakarta, karena ada informasi tersangka berada di kota itu untuk menjalani pengobatan matanya di salah satu rumah sakit.

Rencana pemerintah yang akan merekrut Pegawai negeri (PNS) sebanyak 300 ribu orang selama tahun 2008 ini menjadi berita utama Riau Pos hari ini berjudul “Direkrut Baru, 300.000 PNS“. Menurut Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendy mengatakan sekitar bulan Mei mendatang akan diumumkan penerimaan baru CPNS itu.

Adanya usulan pemangkasan jumlah partai politik menjadi berita utama Pekanbaru Pos edisi hari ini berjudul “Pangkas Jumlah Partai!“, Mengutip pernyataan Anggota Komisi II DPR RI Chozin Chumaidi, disebutkan saat ini jumlah partai politik sebanyak 85 partai itu sangat banyak, sehingga perlu dikurangi.

Sedangkan Pekanbaru MX berita utamanya hari ini tentang penganiayaan yang dilakukan tiga orang tak dikenal terhadap Masnur Masdiah, Satpam PT Delta di Jalan Arengka I Pekanbaru. Dalam berita berjudul “Dihajar OTK, Satpam Muntah Darah” menyebutkan korban saat ini sedang dirawat di RS Awal Bros.

Sementara itu Riau Tribune lebih memfokuskan beritanya pada penyelidikan kasus korupsi pengadaan sapi K2I yang masih belum tuntas. Menurut harian ini penyelidikan kasus proyek senilai Rp 14 miliar ini masih terkendala dana untuk mendatangkan tenaga ahli. Berita itu berjudul “Penyidikan Kasus Sapi K2I, Polda Tak Punya Dana“.

Media Riau berita utamanya hari ini tentang tanggapan dari kalangan DPRD Riau tentang terbengkalainya sejumlah proyek budget sharing di Riau. Para anggota DPRD Riau mengusulkan agar proyek-proyek tersebut sebaiknya dihapus saja. Berita itu berjudul “Proyek Budget Sharing Diwacanakan Dihapus“.

Keinginan Partai Golkar agar pemerintah segera menutup perkara pidana mantan Presiden Soeharto ditutup saja menjadi berita utama Riau Mandiri hari ini. Dalam berita berjudul “Golkar Minta Kasus Soeharto Ditutup” menyebutkan usulan itu diungkapkan Ketua DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga usai menjeguk Soeharto.(Ad)

Posting Terkait