Harga Makin Terpuruk, 40 Ribu Hektar Sawit di Riau Batal Panen

833 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Harga buah sawit akhir-akhir ini makin terpuruk saja. Bahkan pada Jumat (10/10) lalu harganya sempat jatuh menjadi Rp 350 perkilogram. Kondisi ini membuat petani sawit di Riau panik dan membatalkan penenan sebanyak 40 ribu hektar sawitnya. 

Berita mengenaskan ini menjadi headline Metro Riau edisi Senin (13/10) berjudul “40 Ribu Hektar Sawit Batal Panen“. Dalam berita itu disebutkan Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Rokan Hulu H Ardiman Daulay berharap pemerintah segera turun tangan dalam mengatasi penurunan harga sawit ini.

Berita yang sama juga jadi headline Riau Mandiri hari ini berjudul “Puluhan Ribu Hektar Sawit tak Dipanen“. Harian ini menyebutkan sejak 17 Agustus 2008 lalu harga TBS petani yang dibeli para toke terus anjlok mulai Rp 100 sampai Rp 50 per kg setiap harinya.

Berita utama Koran Riau hari ini juga tentang terpuruknya harga sawit akhir-akhir ini. Harian ini mengungkapkan jeritan petani sawit di Indragiri Hilir yang harga sawitnya anjlok sampai Rp300 perkilogram. Dengan harga itu, petani hanya bisa mendapatkan untung Rp100 perkilogram. Berita itu berjudul “Petani Sawit Menjerit“.

Penemuan mayat wanita hamil di dalam koper besar yang dihanyutkan di sungai menjadi berita utama Pekanbaru Pos hari ini. Dalam berita berjudul “Mayat Ibu Hamil dalam Tas” disebutkan penemuan mayat itu menghebohkan warga Kecamatan Pagaran Tapah Darusalam, Rokan Hulu Minggu lalu.

Sementara itu Pekanbaru MX berita utamanya hari ini tentang kasus tewasnya Andi (8) bocah Jalan Pulau Payung, Dumai akibat kepalanya terbenam di dalam lumpur di dasar Sungai Dumai. Sebelum peristiwa itu terjadi, sang bocah sedang belajar berenang. Berita berjudul “Nancap di Lupur, Murid SD Tewas“.

Peringatan Presiden SBY agar semua pihak tidak mengais keuntungan demi kepentingan pribadi di tengah-tengah krisis keuangan AS yang kini berdampak pada perekonomian Indonesia menjadi berita utama Tribun Pekanbaru hari ini. Berita berjudul “SBY Peringatkan Spekulan“.

Sedangkan di Media Riau BSY minta kepada semua masyarakat untuk menciptakan dan menjaga kehidupan yang harmonis antar sesama tanpa memperhitungkan perbedaan yang ada. Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan kelahiran Khonghucu di Stadion Persibo, Bogor. Berita berjudul “Presiden Minta Keharmonisan Hidup Beragama tidak Dihalangi“.

Riau Pos berita utamanya hari ini tentang dibukanya lagi Bursa Efek Indonesia (BEJ) hari ini. Harga pembukaan yang digunakan adalah harga akhir sebelum transaksi disuspensi pada pukul 11.08 WIB Rabu (8/10) lalu. Berita berjudul “Bursa Saham Dibuka Lagi“.(Ad)

 

Posting Terkait