Harga Kian Anjlok, PKS di Riau Mulai Enggan Beli Sawit Petani

528 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Hidup para petani sawit di Riau makin runyam saja. Mereka sat ini tidak hanya menghadapi makin anjloknya harga sawit, tapi juga menghadapi masalah munculnya keengganan sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) membeli buah sawit yang mereka panen. 

Berita ini menjadi headline Riau Mandiri edisi Rabu (15/10) berjudul “PKS Tolak Beli Sawit Petani“. Harian ini menyebutkan menurut pengakuan para petani sawit, sejumlah PKS itu menolak membeli sawit petani tanpa alasan yang jelas. Padahal selama ini mereka menjual sawitnya ke PKS-PKS itu.

Anjloknya harga sawit di Riau ini juga jadi headline Riau Pos hari ini. Harian ini menyebutkan harga sawit di tingkat petani di Riau saat ini cuma Rp350 per kg. Padahal sebelumnya harga sawit pernah mencapai Rp 2.800. Kondisi ini membuat Gubernur Riau Wan Abubakar akan melaporkannya ke presiden. Berita berjudul “Sawit Cuma Rp350 per Kg“.

Tewasnya El (19) warga Jalan Lintas Timur, Pasar Sorek, Pangkalan Kuras akibat gantung diri menjadi berita utama Pekanbaru MX berjudul “Wanita Hamil Gantrung Diri“. Menurut harian ini kuat dugaan perbuatan nekad tersebut dilakukan karena lagi cekcok dengan suaminya.

Perbaikan jalan lintas utama Riau-Sumbar yang sampai saat ini baru selesai 20 persen menjadi berita utama Tribun Pekanbaru. Menurut harian ini jika dalam tiga minggu ke depan perbaikannya belum tuntas, maka akan dihentikan sementara. Perbaikan jalan itu kemaren disaksikan langsung oleh Gubernur Riau Wan Abubakar. Berita berjudul “Baru Selesai 20 Persen“.

Peninjauan Gubri ke lokasi jalan yang amblas itu juga jadi headline Pekanbaru Pos berjudul “Gubri: Perlu Jalan Baru“. Harian ni menyebutkan dalam kesempatan tersebut Wan sangat mendukung rencana pembuatan jalur baru Riau-Sumbar. Berita berjudul “Gubri: Perlu Jalan Baru”.

Tawaran Korea Selatan untuk membentuk provinsi kembar antara Provinsi Jealbuk Do (Korsel) dengan Provinsi Riau menjadi berita utama Koran Riau hari ini berjudul “Korsel Tawarkan Provinsi Kembar“. Tawaran itu disampaikan Penasehat Teknis Jealbuk Do, Park Heuan dalam kunjungannya ke Riau kemaren.

Sementara itu berita utama Media Riau hari ini tentang upacara HUT ke-63 TNI di Koarmatim, Surabaya. Dalam kesempatan itu Presiden SBY mengingatkan TNI agar terus memegang teguh komitmen netralitas dalam politik praktis. Berita itu berjudul “Presiden Ingatkan Netralitas TNI“.

Sedangkan Metro Riau berita utamanya hari ini tentang batalnya perayaan besar-besaran HUT ke-44 Partai Golkar yang seharusnya digelar 20 Oktober 2008. Dalam berita berjudul “HUT Partai Golkar Batal!“, disebutkan pembatalan ini disebabkan Golkar tidak ingin dianggap sebagai partai politik yang tidak peduli dengan rakyat.(Ad)

 

Posting Terkait