Harga Cabe dan Sayur Mayur di Pekanbaru Melambung

PEKANBARU (RiauInfo) – Bencana longsor yang memutuskan hubungan darat Sumbar-Riau berdampak para langkanya cabe merah dan sayur mayur di Pekanbaru. Bahkan tidak hanya langka saja, harga jualnya menjadi melambung tinggi.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan RiauInfo Senin (24/3) di sejumlah pasar di Pekanbaru, harga cabe merah saat ini sudah berkisat antara Rp35 ribu hingga Rp37 ribu perkilogram. Bawang merah juga ikut melambung yakni mencapai Rp22 ribu perkilogram.

Menurut pedagang, melambungnya harga cabe merah dan sayur mayur lainnya disebabkan sudah dua hari ini tidak masuk, karena putusnya hubungan darat Sumbar-Riau. “Ya biasalah begini, setiap jalan Sumbar-Riau putus, pasti harga cabe merah dan sayur mayur di Pekanbaru melambung,” jelas M Zein (37) salah seorang pedagang.

Dia menyebutkan lagi, sebagian besar cabe merah, bawang merah dan sayur mayur yang dijual di Pekanbaru berasal dari Sumatera Barat. Jadi karena hubungan darat kedua daerah ini putus, maka akan terhalang pula distribusi hasil kebun dari Sumbar itu ke Riau.

Tapi menurut dia, kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Jika jalan darat Sumbar-Riau ini lancar kembali, harganya akan kembali normal. “Saya yakin kondisi ini akan normal lagi dalam waktu 5 sampai 10 hari mendatang,” jelasnya.(Ad)

Rizki: