Hadiah Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Dua Kali Lipat Bertambah Besar

746 views

Yogyakarta (RiauInfo): Kabar baik bagi para calon peserta lomba karya tulis ilmiah (LKTI) tingkat nasional yang diadakan MelayuOnline.com. Pasalnya, jumlah nominal hadiah yang disediakan untuk para pemenang menjadi dua kali lipat lebih besar.

LKTI yang mengangkat tema “Pandangan Politik Orang Melayu” ini sebelumnya menyediakan hadiah total Rp 13.000.000 (tiga belas juta rupiah), tapi kini menjadi Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).

Rincian hadiah bagi para pemenang adalah sebagai berikut: juara pertama akan mendapatkan Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah), juara kedua Rp 5.000.000 (lima juta rupiah), juara ketiga Rp 4.000.000 (empat juta rupiah), juara harapan satu Rp 2. 500.000 (dua juta lima ratus ribu), juara harapan dua Rp 2.000.000 (dua juta rupiah), dan juara harapan tiga Rp 1. 500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah). Untuk sekedar mengingatkan, akhir penyerahan naskah lomba karya tulis ini pada tanggal 15 Desember 2007.

Bertambahnya jumlah nominal hadiah lomba, tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah Riau terhadap penyelenggaraan kegiatan-kegiatan keilmuan semacam ini. Dalam acara silaturahmi masyarakat Riau di gedung Graha Sabha Permana, UGM, Yogyakarta pada Kamis malam (15/11/2007), Gubernur Riau, HM. Rusli Zainal, SE., MP. bertemu dengan pemimpin umum MelayuOnline.com, Mahyudin Al Mudra, SH., MM. dan menanyakan perkembangan LKTI ini.

Walhasil, Rusli Zainal menyatakan dukungannya yang besar sebagai bentuk dari komitmennya mewakili pemerintah daerah Riau dalam mendorong aktivitas keilmuan putra-putra bangsa. Dukungan yang sama juga datang dari Drs. H. Daeng Rusnadi, M.Si., Bupati Natuna, Kepulauan Riau.

Dalam rangka mewujudkan Riau sebagai pusat ekonomi dan budaya Melayu pada tahun 2020, pemerintah daerah Riau secara aktif menggalakkan kegiatan-kegiatan kebudayaan dan keilmuan. Dalam pembicaraannya dengan Mahyudin, Rusli Zainal mengatakan, “Budaya dan ilmu merupakan dua unsur penting dalam membangun masa depan bangsa.

Ilmu adalah syarat mutlak untuk kemajuan materi dan fisik, sedangkan budaya yang penuh dengan nilai-nilai luhur mendukung kemajuan moral. Keduanya harus berjalan seimbang, agar kemajuan tidak hanya dipahami sebagai kemajuan materi, tetapi juga kemajuan akhlak dan moral”.(ak/rls)



Posting Terkait