Hadapi Pelita Jaya, PSPS Tampil Seadanya

PSPS Tampil Seadanya

JAKARTA (RiauInfo) – PSPS Pekanbaru akan tampil tanpa kekuatan penuh menghadapi Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (6/3) alam lanjutan Liga Super Indonesia. Ketiga pemain Asykar Teking dihampirkan absen akibat akumulasi kartu adalah Danil Junaidi dan Agus Cima serta Herman Dzumafo Epandi yang tidak fit.

“Kita tampil seadanya, karena tiga pemain dipastikan absen, “ ujar pelatih PSPS Pekanbaru Abdulrahman Gurning melalui sambungan ponsel, Jumat (5/3) di Jakarta.

Posisi Danil di bek kanan akan diganti oleh Edi Sibung, dan bek kiri akan ditempati oleh April Hadi. Sementara posisi Dzumano diperkirakan akan diisi oleh Andika Yudhistira atau M. Isnaini.

“Lihat besok kondisi besok, siapa yang paling fit kondisinya Andika atau Isnaini, “ ujarnya seraya menyatakan gelandang jangkar, Ade Suhendra dipastikan akan tampil sejak menit awal.

Pasca kekalahan telak PSPS oleh Persitara 2-5, Gurning mengaku seluruh pemainnya mengalami kondisi drop. Namun, melalui briefing yang dilakukan pengurus, seluruh pemain telah diminta melupakan kekalahan di stadion Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/3) lalu.

“Mental anak-anak agak drop usai kekalahan kemarin. Tapi kita sudah bicara dari hati ke hati untuk melupakan pertandingan kemarin dan melihat partai berikutnya, “ ujarnya.

Bermain di kandang lawan, Gurning mengistruksikan pemainnya main bagus dan maksimal. Gurning menilai melawan Persitara, anak asuhannya telah menampilkan aksi maksimal di babak pertama. Namun banyak kesalahan sendiri yang dibuat tim Asykar Bertuah di babak kedua, gawang PSPS kembali kebobolan empat gol dan satu gol balasan.

“Meski materi kurang, bisa mencuri satu poin saja bagus. Yang penting anak-anak tetap ngotot, tak boleh kendor pertahanan. Jangan emosi seperti kemarin, “ ujar Gurning.

Ditanya apakah ada pemain Pelita yang patut dijaga ketat, semuan pemain Pelita kata Gurning telah diketahui gayanya. Hanya pemain baru saja yang belum dipantaunya yakni Ridwan Barkoui, bomber yang baru direkruit dari Persiwa Wamena berkebangsaan Maroko itu.

“Tak ada perlakuan khusus buat Ridwan. Yang penting, semua pemain Pelita tetap dijaga, “ ujarnya.

Secara terpisah, asisten pelatih Pelita Jaya, Jajang Nurjaman menyatakan timnya bertekad membalas kekalahan di putaran pertama saat bertanding di Rumbai, Riau. Untuk menuntaskan dendam itu, Pelita bakal menduetkan striker Redouane Barkoui (Maroko) dan Marwan Mustafa Sayedeh (Siria) untuk memborbadir pertahanan PSPS.

“Kami berharap, duet Barkoui dan Marawan bisa berjalan mulus hingga bisa mencetak gol dan meraih poin penuh,” kata Jajang.

Pelita akan menerapkan strategi menyerang sejak menit awal dengan tetap memperhatikan lini belakang. Jajang akan memanfaatkan mental pemain PSPS yang baru saja dibantai Persitara 2-5.

PSPS saat ini berada di urutan 13 dengan nilai 25 hasil dari 20 pertandingan. Sementara tim tuan rumah Pelita Jaya, menduduki juru kunci klasemen sementara setelah menyelesaikan 20 laga, dengan raihan angka 16.(ad/rls)

Rizki: