Gubri Teken MoU Pembentukan Kampar Carbon Reserve

596 views
JAKARTA (RiauInfo) – Gubernur Riau (Gubri) DR HM Rusli Zainal SE MP berjanji akan memberikan berbagai kemudahan bagi perusahaan-perusahaan yang komit dengan pelestarian lingkungan.

Gubri mengatakan hal itu usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pembentukan Kampar Carbon Reserve dengan pihak Asia Pulp & Paper (APP) dan PT Putra Riau Perkasa (PRP) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (4/10). “KIta akan memberikan berbagai kemudahan, karena ini juga bagian dari komitmen kita untuk melestarikan hutan dan lingkungan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi proyek pertama di dunia yang didanai swasta untuk merubah konsesi perkebunan Hutan Tanaman Industri (HTI) menjadi cagar bagi karbon. Kampar Carbon Reserve yang terletak di Provinsi Riau, didirikan di atas lahan yang sebelumnya telah disetujui untuk menjadi perkebunan HTI dalam kemitraan publik-swasta yang diumumkan di Jakarta, kemarin (Senin, 4/10).

Pembentukan Kampar Carbon Reserve ini dipimpin oleh perusahaan peduli lingkungan Carbon Conservation, dalam kemitraannya dengan APP. Kedua perusahaan ini bekerja dengan Kementerian Kehutanan RI, pemegang konsesi lahan PT PRP dan para pemangku kepentingan lokal untuk mengalokasikan lebih dari 15 ribu hektar lahan gambut dengan kedalaman tinggi yang nmerupakan penyerap karbon dari konsesi yang sebelumnya telah dialokasikan untuk perekebunan HTI untuk menjadi lahan konservasi,s ebagai upaya untuk mengawali pilot project pertama di dunia ini.

Beberapa kajian telah dilakukan dimana hasilnya meyakinkan APP bahwa wilayah di daerah kubah gambut Semenanjung Kampar ini merupakan wilayah yang unik dan perlu dilestarikan. Saat ini, kubah gambut yang penuh keanekaragaman hayati di Kampar Carbon Reserve ini diharapkan dapat melestarikan karbon dalam jumlah yang besar untuk setidaknya 30 tahun mendatang.

Selain dihadiri pihak APP dan PRP, juga nampak para mantan menteri yang memang cinta lingkungan, seperti Rachmat Witoelar dan Sofyan Djalil. (rel)

Posting Terkait