Gharim Oral Seks 14 Remaja

644 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Perbuatan gharim ini benar-benar memalukan. Di saat orang sedang sibuk menghadapi bulan Ramadhan dia malah melakukan perbuatan tercela yakni melakukan oral seks. Parahnya lagi, ternyata sudah 14 anak yang telah di”karaoke”nya.


Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX edisi Selasa (10/8) berjudul “Gharim Oral Seks 1 Remaja” Harian ini menyebutkan korban mengaku sudah sejak lama mengalami kelainan seks. Sedangkan oral seks dengan 14 remaja itu dilakukannya sejak lama, dan baru terungkap setelah ada salah seorang korban melaporkan ke polisi.

Sidang paripurna istimewa DPRD Riau dengan agenda HUT Provinsi Riau ke-53 kemaren diwarnai bentrok antar mahasiswa dengan polisi. Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ngotot ingin berjumpa gubri, namun dihalangi polisi. Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos berjudul “Mahasiswa-Polisi Saling Dorong”.

HUT Riau ke-53 harus dijadikan sebagai momentum memperbaiki semua sektor, termasuk sektor ekonomi, pembangunan, kebijakan publik, masalah kemiskinan, pariwisata, terutama pendidikan. Berita ini jadi headline Riau Mandiri “Kemiskinan Riau Mendera Pendidikan”.

Senin pagi kemarin untuk ketiga kalinya sejak 2002 Ustadz Abu Bakar Ba’asyir ditangkap polisi dengan tudingan terkait jaringan teroris. Pemimpin Jamaah Anshori Tauhid ini ditahan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. Berita ini jadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “Sel Ba’asyir Dipasang Sensor Suara”.

Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau berjudul “Ba’asyir Danai Teroris Aceh”. Harian ini menyebutkan Pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Solo itu disinyalir polisi ikut mendanai pelatihan senjata teroris yang dipimpin Abdullah Sunata di Aceh Besar.

Penangkapan Abu Bakar Ba’asyir benar-benar memukul keluarganya. Salah satu putra Ba’asyir Ustad Abdurrochim tak kuasa menahan tangis kalan menyampaikan tanggapan terhadap penangkapan tersebut. Berita ini menjadi headline Riau Pos berjudul “Istri Ba’asyir Ikut Ditangkap”.(ad)

Posting Terkait