Gejolak Jadi Agen Elpiji Meninggi

948 views

Sejumlah investor tertarik dengan peluang sebagai distributor atau penyalur elpiji di Kota Pekanbaru. Minat ini mulai meningkat menyusul program konversi minyak tanah ke gas yang memasuki tahap relisasi awal di sejumlah daerah nasional, termasuk di Kota Pekanbaru.

Keinginan investor ini beralasan kuat dengan adanya program konversi minyak tanah ke gas telah diambang pintu. Sehingga dalam waktu hitungan tahun atau beberapa bulan, pemakai gas elpiji akan semakin banyak. Sehingga permintaan gas elpiji membengkak.

Pemerintah melalui Dinas Perindusterian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan persiapan dengan memperlebar keagenan elpiji di setiap daerah penyaluran. Salah satunya dengan meminta pihak Pertamina untuk memberikan kebijakan kepada para agen distributor elpiji. Pertamina dituntut untuk memberikan peluang agen untuk membuka minimal 2 sub agen setiap agen distributornya.

Untuk mendukung pelaksanaan program konversi minyak tanah ke gas elpiji, Pertamina mendirikan tiga unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kota Pekanbaru. Ketiga SPBE yang sedang dibangun akan melengkapi SPBE yang sudah ada.

“Kita berharap pada bulan Juli mendatang ketiga SPBE yang sedang dibangun itu sudah rampung, sehingga program konversi minyak tanah ke gas elpiji yang akan dilaksanakan mulai September mendatang berjalan lancar,” ungkap Sale Manager Representatif Elpiji Pertamina Riau-Sumbar dan Kepri, Isfahani.

Dia menyebutkan pembangunan ketiga SPBE itu sudah sangat mendesak dilakukan di Pekanbaru mengingat pelaksanaan konversi minyak tanah ke gas elpiji sudah semakin dekat. Isfahani mengakui, program konversi minyak tanah ke gas elpiji yang dilaksanakan September nanti dipastikan akan berpengaruh pada peningkatan permintaan gas elpiji dari masyarakat. Hal ini harus dihadapi dengan menambah jumlah SPBE di Pekanbaru.

Keberadaan beberapa unit SPBE akan mengatasi kebutuhan gas elpiji di Pekanbaru dalam waktu mendatang. “Jika ketersediaan gas elpiji terjamin, tentunya program konversi itu nantinya akan berjalan lancar,”ungkap Isfahani.(Surya)

Posting Terkait