Forum PAUD Riau Tuntaskan Program Satu Desa Satu PAUD

991 views
ANAK adalah aset masa depan bagi suatu bangsa. Karena itu sejak dari dini semua hal yang menyangkut anak harus mendapatkan perhatian yang ekstra, terutama pendidikannya. Beruntung saja saat ini di Riau sudah berdiri Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Riau.FORUM Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Riau kini sudah menuntaskan program satu desa satu PAUD di lebih 400 desa di 12 kabupaten/kota di Riau. Saat ini program ini masih menyisahkan sekitar 68 desa lagi.

Ketua Forum PAUD Riau, Septina Primawati Rusli di Pekanbaru, mengatakan pihaknya sangat menginginkan agar nantinya tidak ada lagi desa di Riau yang angka partisipasi kasar (APK) di bawah standar. Karena itulah pihaknya menggesah program satu desa satu PAUD ini segera tuntas.

Disebutkannya, masa depan Indonesia ditentukan oleh anak-anak yang ada sekarang ini. Semakin baik pendidikan yang diberikan kepada anak-anak, maka akan semakin baik pula masa depan dari Indonesia ini.

Guna mencapai itulah, menurut Septina, maka anak-anak yang berkualitas tersebut dipersiapkan sejak dari dini melalui jalur PAUD. “Kita ingin sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan yang kita persiapkan melalui PAUD saat ini,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, saat ini jangan sampai ada anak-anak tidak memperoleh pendidikan PAUD. Sebab 4 tahun pertama sampai dengan 18 tahun berikutnya adalah masa pendidikan. “Jika kita tidak mendidiknya sejak dini, maka akan menjadi bencana baginya di masa mendatang,” tambah Septina.

Di Inhil dan Inhu

Belum lama ini, Septina menghadiri acara program penuntasan Satu Desa Satu PAUD dan menobatkan Bunda PAUD se-Kabupaten Inhil. Pada kesempatan ini Septina didamping istri Bupati Inhil terpilih, Ika Wardan dan Wakil Bupati Inhil beserta istri dan Kadisdik Inhil.

Dalam kesempatan ini Septina sempat berpesan bawah Bunda PAUD punya tugas dan fungsi dan mengawasi pelaksanaan PAUD di wilayahnya masing-masing. Bunda PAUD merupakan contoh dan tauladan bagi masyarakat.

Wakil Bupati Inhil, Rosman Malomo menyambut baik program yang dilaksanakanForum PAUD Riau yang ingin meningkatkan pendidikan usia dini untuk anak-anak di Inhil. “Semoga dengan adanya program ini kita bisa menyiapkan anak-anak menghadapi masa depannya,” ungkap dia.

Tidak hanya di Inhil, Septina juga sempat melihat perkembangan program tersebut di Kabupaten Indragiri Hulu. Dari sini Septina mendapatkan penjelasan dari Wakil Bupati Inhu bawah di daerah ini hanya 67 desa saja yang belum memiliki PAUD yakni hanya 34,67 persen.

Target 2015

Septina mengatakan, angka partisipasi dasar untuk PAUD di Riau umur 0-3 tahun 28,13 persen, sementara target untuk tahun 2015 harus mencapai 75 persen. Sementara untuk target yang sama, untuk umur 3-6 tahun baru mencapai 54,6 persen dan tahun 2013 ini ditargetkan mencapai 67 persen.

Untuk tingkat nasional, Indonesia menargetkan pada tahun 2015 sebesar 75 persen anak usia 0-6 tahun terlayani PAUD. Di lain pihak Provinsi Riau saat ini baru sekitar 28.13 persen atau peringkat 25 dari 33 provinsi di Indonesia.

“Langkah yang harus dilakukan adalah dengan peningkatan Posyandu menjadi Pos PAUD dan jika itu terwujud dengan kerjasama dinas kesehatan maka tinggal mengeluarkan SKnya saja,” ungkap Septina lagi.

Dalam kesempatan ini Septina melakukan pengukuhan istri Wakil Bupati Inhu, Hj Karmiatun Harman sebagai Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hulu di Gedung Graha Wanita Rengat. Di gedung ini juga dilakukan pelantikan Forum PAUD Kabupaten Inhu yang dilakukan oleh Sekda Inhu, Raja Erisman.

Pelantikan dan pengukuhan Forum PAUD dan Bunda PAUD Inhu ini merupakan ketiga di Provinsi Riau. Dalam kesempatan ini juga dilakukanpenandatanganan MoU antara Forum PAUD provinsi Riau dengan Pemkab Inhu dalam rangka pengembangan pendidikan anak usia dini.(Adv)

Foto Lainnya:

Posting Terkait