FFI 2015 Lakukan Pemborosan Keuangan Negara

795 views

Olga LidyaJAKARTA (Riauinfo) – Pelaksanaan Festival Film Indonesia tahun ini dinilai banyak sineas film Indonesia berpotensi besar melakukan pemborosan keuangan negara.

Salah satu sumber pemborosan itu adalah ditetapkannya 100 juri menilai film film yang dilombakan. Setiap juri akan diberi honorarium belasan juta rupiah.

“Padahal melibatkan 10 atau 15 orang juri saja sudah lebih dari cukup. Ini malah 100 juri, itu jelas pemborosan keuangan negara, karena sumber pembiayaan kegiatan FFI sepenuhnya dari pemerintah,” ujar seorang sutradara yang telah berkali kali menjadi juri FFI.

Sutradara itu juga mengusulkan kegiatan FFI harus diaudit untuk membuktikan bahwa orang orang film juga mendukung transparansi anggaran dan pemanfaatannya.

Ketua Panpel FFI 0lga Lidya kemarin di Jakarta menolak menjelaskan benarkah FFI tahun ini melakukan pemborosan karena melibatkan 100 juri.

“Penetapan 100 juri itu dilakukan pihak Badan Perfilman Indonesia, bukan panitia FFI, kami hanya melaksanakan aturan baku yang diberikan pihak BPI” ujar 0lga seraya menambahkan total anggaran yang disediakan untuk peaksanaan FFI 2015 hanya sekitar Rp 6 milyar, atau jauh lebih sedikit dibandingkan anggaran FFI tahun lalu di Palembang yang juga menetapkan 100 juri, dan kepanitiaan pelaksananya langsung ditangani BPI.

FFI 2015 akan dilaksanakan di Banten pada minggu ketiga November ini. Jumlah film yang terdaftar ikut dilombakan seluruhnya mencapai 268 judul, 58 judul diantaranya adalah film bioskop.(Ami Herman)

Posting Terkait