Dukungan Ribuan Petani Terhadap Polda Riau Jadi Berita Utama “Metro Riau” dan “Riau Tribune” 13 Jul 2007 09:24 wib ad

707 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Ribuan petani dari Siak, Kampar dan Bengkalis yang tergabung dalam Sentra Gerakan Masyarakat Riau (Segera) Kamis (12/7) kemaren berunjukrasa untuk mendukung Polda Riau dalam memberantas illegal logging (Ilog). Massa juga menuding Menhut MS Kaban pengecut, terkait keinginannya agar Kapolda Riau dicopot dari jabatannya.

Hal ini menjadi berita utama dua harian terbitan Pekanbaru, yakni “Metro Riau” dan “Riau Tribune” Jumat (13/7) ini. Metro Riau dalam beritanya berjudul “Kapolda Diminta Maju tak Gentar” menyebutkan ribuan massa yang melakukan aksi unjukrasa itu meminta agar Kapolda Riau tidak gentar dalam menangkap pelaku ilog di Riau.

Sedangkan Riau Tribune dalam beritanya utamanya berjudul “Ribuan Petani Dukung Kapolda” menyebutkan, dalam aksi unjukrasa tersebut, massa menyatakan sangat mendukung sikap Kapolda Riau dalam memberantas dan mengusut pelaku ilog di Riau. Mereka juga mempertanyakan hasil pemetaan lahan milik PT Arara Abadi yang sering berkonflik dengan lahan masyarakat.

Rakyat Riau hari ini mengangkat pernyataan Kapolda Riau Brigjen (Pol) Sutjiptadi yang menyebutkan pihaknya belum berencana memanggil Riau HM Rusli Zainal untuk dimintai keterangan terkait kasus ilog. Polda saat ini masih menunggu proses penyidikan terhadap dua mantan Kadis Kehutanan Riau, Asral Rahman dan Sudirno.

Sementara Harian Riau Pos dalam berita utamanya berjudul “Kabareskrim: Tidak Ada Pemeriksaan MS Kaban” memaparkan pernyataan Kabareskrim Polri yang menyebutkan bahwa Polri belum ada mengagendakan pemeriksaan terhadap Menhut MS KAban. Menurut dia, itu hanya miss informasi saja, tidak ada pemeriksaan sebagai saksi.

Harian Pekanbaru Pos hari ini memberitakan sakitnya Mantan Bupati Rohul Ramlan Zas setelah mengamuk dan histeris dalam persidangan kasus korupsi sehari sebelumnya di Pengadilan Pasir Pengaraian. Dalam beritanya berjudul “Ramlan Zas Terpakar di RSUD” menyebutkan Ramlan harus menjalani perawatan karena tensi darahnya naik dan dia mengaku badannya sakit-sakit.

Lain lagi Tribun Pekanbaru, hari ini mengangkat tentang ribuan siswa yang tak lulus pada Penerimaan Siswa Baru (PSB) di SMA Negeri 8 Pekanbaru sebagai berita utamanya. Dengan judul “Ibu-Anak Bertangisan”, harian ini mengambarkan betapa sedihnya para siswa yang telah mendaftarkan diri di sekolah tersebut, tapi kemudian dinyatakan tidak lulus.

Sedangkan Media Riau mengangkat pernyataan tertulis Gubri Rusli Zainal yang menyebutkan bahwa sistem pengelolaan administrasi pelayanan publik yang diterapkan di Riau sudah sesuai dengan kebutuhan dan dinamika masyarakat. Berita itu ditulis dengan judul “Pelayanan Publik Ssesuai Kebutuhan Masyarakat”.

Sementara itu, Riau Mandiri berita utamanya hari ini memaparkan pernyataan Presiden SBY yang mendukung upaya pemberantasan ilog yang sedang dilakukan polisi. Dalam beritanya berjudul “SBY: Usut Pejabat Ilog” disebutkan presiden juga mendukung langkah polisi dalam mengusut para pejabat yang diduga terlibat dalam kejahatan lingkungan ini.

Kemudian Pekanbaru MX hari ini memberitakan tentang aksi perampokan yang terjadi di KM Bintan Perkasa di perairan Kuala Selat, Kateman, Inhil. Aksi ini bisa digagalkan pihak kepolisian dengan menembak kedua kaki salah satu pelakunya, Andi Aziz (24). Sementara 4 pelaku yang lain melarikan diri. Berita itu berjudul “Lima Perompak Beraksi, Satu Didor.(Ad)

 

Posting Terkait