Dishubkominfo Taja Sosialisasi Internet Sehat dan Bahaya Laten Narkoba

898 views

TEMBILAHAN: Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Inhil menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi internet sehat dan cakap bagi siswa SLTP se Kota Tembilahan, Rabu (30/9) kemaren mastardi Hotel Du best.

Kegiatan yang ditaja bersama Diskominfo Pengelohan Informasi Elektronik (Diskominfo-PDE) Provinsi Riau dan BNN Propinsi Riau itu diharapkan dapat membentengi generasi muda dari efek negatif internet.

Mastar Mahad, dari Diskominfo Riau mengatakan kegiatan edukasi yang diberikan antara lain, edukasi internet sehat, aman, cerdas dan kreatif, produktif serta mengetahui bahaya narkoba.

“Kegiatan ini juga guna memberikan pengetahuan tentang konten positif dan negatif bagi siswa dari penggunaan internet, serta bagaimana memaksimalkan penggunaan internet guna meningkat kualitas masyarakat, “katanya.

Jelasnya, Internet merupakan kata yang tidak asing lagi di tengah masyarakat. Bahkan dengan bermodalkan telpon genggam yang memiliki akses internet saja, orang sudah dapat mengakses semua informasi.

Data terakhir yang didapat Diskominfo, Indonesia merupakan negara kelima pengakses internet terbanyak di dunia dan 80 persen diantaranya merupakan anak remaja, usia 15-19 tahun.

Sedangkan salah seorang panitia pelaksana, Asnawi dari Dishubkominfo Inhil mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan kelanjutan dari beberapa kegiatan serupa dengan sasaran siswa dan pelajar yang ada di Inhil.

“Perkembangan teknologi bagaikan dua mata pisau yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari semua elemen, karena memang tidak dapat dipungkiri, dibalik manfaat internet, juga terdapat mudarat dan dampak yang mengkuatirkan, untuk itulah kita laksanakan kegiatan ini, “jelasnya.

Sementara itu, Alpian Alimuddin, penyuluh dari BNN Propinsi Riau menjelaskan kepada semua siswa tentang bahaya narkoba dalam kehidupan.”Narkoba dengan jenis apapun akan membuat penggunanya tidak punya masa depan yang baik, karena narkoba akan merusak jaringan otak dan saraf, ” papar Alpian sambil mengajak siswa melakukan berbagai permainan kecepatan berpikir. (rgi/zul)

Posting Terkait