PEKANBARU (RiauInfo) - DPRD Riau dalam penyusunan jadwal kegiatan yang dilakukan oleh Badan Musyawarah (Banmus), menjadwalkan, 19 Oktober 2015, APBD- P 2015 sudah disahkan. Ini artinya, waktu pelaksanaan penggunan anggaran tersebut tidak lebih dari dua bulan saja yaitu November-Desember.
Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman membenarkan hal itu. Menurutnya, proses pengesahan APBD-P 2015 untuk saat ini sedang dilakukan pembahasan secara marathon antara Banggar dengan TAPD. Disamping itu juga Anggota Banggar sedang melakukan konsultasi dengan Kemendagri.
"Kita menjadwalkan tanggal 12 Oktober sudah ditandatangani MoU KUA-PPAS-nya dan selanjutnya diserahkan RAPBD-nya kemudian dilakukan pembahasan per komisi dengan Satker. Dijadwalkan 19 Oktober sudah disahkan", jelasnya saat dikonfirmasi.
Saat dikonfirmasi lagi pendeknya waktu yang tersisa dalam pelaksanaan, Politisi demokrat ini kembali menjelaskan, hal ini sudah diantisipasi dengan nilai-nilai pekerjaan yang tinggi dan besar yangtidak mungkin bisa dikerjakan, dilakukan rasionalisasiuntuk dikerjakan di tahun 2016.
"Ini nanti dalam waktu evaluasi di Kementerian akan memakan waktu selama 14 hari. Namun komitmen dari teman-teman di Kementerian, mereka juga akan mempercepat. Antisipasi lain tentu dengan rasionlisasi kegiatan yang tifak mungkin bisa dikerjakan", jelasnya dengan memberikan bentuk upaya yang dilakukan.
Ditanya masalah realiasi kegiatan, dirinya berpendapat kalau dari pihak DPRD Riau menginginkanterjadi 100%. Tapi kenyataanya saat ini baru dibawah 30%. "Untuk menggesa, itu tanyakan ke pihak Pemprov. Kalau kita inginnya mencapai100% tapi itu tentu berpulang ke Pemprov", sebutnya minta koordinasi pihak Eksekutif.
Sebagaiman yang diberitakan media ini, APBD Provinsi Riau tahun 2015 berjuah sebesar Rp10,7 triliun. Defisit Rp2 triliun karena pendapatan hanya Rp8,7 triliun. Belanja tidak langsung sebesar Rp3,97 triliun dan belanja langsung berjumlah Rp6,744 triliun. (rgi/ch/ah)
Dijadwalkan 19 Oktober Anggaran Perubahan 2015 Disahkan
Redaksi
Kamis, 01 Oktober 2015 - 10:44:05 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - DPRD Riau dalam penyusunan jadwal kegiatan yang dilakukan oleh Badan Musyawarah (Banmus), menjadwalkan, 19 Oktober 2015, APBD- P 2015 sudah disahkan. Ini artinya, waktu pelaksanaan penggunan anggaran tersebut tidak lebih dari dua bulan saja yaitu November-Desember.
Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman membenarkan hal itu. Menurutnya, proses pengesahan APBD-P 2015 untuk saat ini sedang dilakukan pembahasan secara marathon antara Banggar dengan TAPD. Disamping itu juga Anggota Banggar sedang melakukan konsultasi dengan Kemendagri.
"Kita menjadwalkan tanggal 12 Oktober sudah ditandatangani MoU KUA-PPAS-nya dan selanjutnya diserahkan RAPBD-nya kemudian dilakukan pembahasan per komisi dengan Satker. Dijadwalkan 19 Oktober sudah disahkan", jelasnya saat dikonfirmasi.
Saat dikonfirmasi lagi pendeknya waktu yang tersisa dalam pelaksanaan, Politisi demokrat ini kembali menjelaskan, hal ini sudah diantisipasi dengan nilai-nilai pekerjaan yang tinggi dan besar yangtidak mungkin bisa dikerjakan, dilakukan rasionalisasiuntuk dikerjakan di tahun 2016.
"Ini nanti dalam waktu evaluasi di Kementerian akan memakan waktu selama 14 hari. Namun komitmen dari teman-teman di Kementerian, mereka juga akan mempercepat. Antisipasi lain tentu dengan rasionlisasi kegiatan yang tifak mungkin bisa dikerjakan", jelasnya dengan memberikan bentuk upaya yang dilakukan.
Ditanya masalah realiasi kegiatan, dirinya berpendapat kalau dari pihak DPRD Riau menginginkanterjadi 100%. Tapi kenyataanya saat ini baru dibawah 30%. "Untuk menggesa, itu tanyakan ke pihak Pemprov. Kalau kita inginnya mencapai100% tapi itu tentu berpulang ke Pemprov", sebutnya minta koordinasi pihak Eksekutif.
Sebagaiman yang diberitakan media ini, APBD Provinsi Riau tahun 2015 berjuah sebesar Rp10,7 triliun. Defisit Rp2 triliun karena pendapatan hanya Rp8,7 triliun. Belanja tidak langsung sebesar Rp3,97 triliun dan belanja langsung berjumlah Rp6,744 triliun. (rgi/ch/ah)
Pilihan Redaksi
IndexIndosat Gandeng Nokia dan NVIDIA Kembangkan Jaringan 5G Terintegrasi AI
Inovasi AI SATSPAM Indosat Jadi Studi Kasus London Business School
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
PWI Riau Gelar Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Tema Pembangunan Energi Berkelanjutan
Senin, 15 Juni 2026 - 15:40:00 Wib Umum
Sikapi Dinamika Nasional, SMSI Petakan Pengaruh Politik dan Alur Informasi Negara
Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:02:50 Wib Umum
Pemko Pekanbaru Perkuat Fungsi PPID Guna Optimalkan Layanan Keterbukaan Informasi Publik
Kamis, 11 Juni 2026 - 22:28:24 Wib Umum
APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Menkeu Tegaskan Kondisi Masih Aman
Senin, 08 Juni 2026 - 15:38:28 Wib Umum