PEKANBARU (RiauInfo) - Ketinggian air yang menggenangi rumah-rumah masyarakat di Rumbai sudah mulai turun sejak dua hari terakhir. Bahkan berdasarkan pengamatan RiauInfo, Minggu (30/3) ketinggian air sudah turun sekitar 1 meter dari sebelumnya.
Sejumlah tempat usaha kerajinan rotan yang pada Jumat (28/3) lalu masih digenangi air banjir, kini sudah mulai terbebas dari air. Beberapa juga rumah-rumah warga yang ada di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang sebelumnya digenangi air, saat ini sudah tidak kebanjiran lagi.
Namun demikian sebagian besar pengungsi masih bertahan di tenda-tenda penampungan yang berdiri di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Sebab rumah-rumah mereka sampai saat ini masih tetap digenangi banjir.
Harto (48) salah seorang warga menyebutkan, air di rumahnya saat ini masih setinggi leher, sedangkan sebelumnya air sudah mencapai loteng rumahnya. "Kalau airnya terus menyurut, mungkin dua atau tiga hari ini baru kami bisa pulang ke rumah," ungkapnya.
Dia menyebutkan, meski banjir sudah mulai surut, namun rumahnya air di rumahnya masih tetap tinggi. "Letak rumah saya memang lebih rendah, sehingga makan waktu lebih lama baru benar-benar bisa ditempati," tambahnya lagi.(Ad)Sebagian Besar Pengungsi Masih Bertahan di Tenda-Tenda Penampungan
Kiki
Ahad, 30 Maret 2008 - 08:47:13 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Ketinggian air yang menggenangi rumah-rumah masyarakat di Rumbai sudah mulai turun sejak dua hari terakhir. Bahkan berdasarkan pengamatan RiauInfo, Minggu (30/3) ketinggian air sudah turun sekitar 1 meter dari sebelumnya.
Sejumlah tempat usaha kerajinan rotan yang pada Jumat (28/3) lalu masih digenangi air banjir, kini sudah mulai terbebas dari air. Beberapa juga rumah-rumah warga yang ada di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang sebelumnya digenangi air, saat ini sudah tidak kebanjiran lagi.
Namun demikian sebagian besar pengungsi masih bertahan di tenda-tenda penampungan yang berdiri di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Sebab rumah-rumah mereka sampai saat ini masih tetap digenangi banjir.
Harto (48) salah seorang warga menyebutkan, air di rumahnya saat ini masih setinggi leher, sedangkan sebelumnya air sudah mencapai loteng rumahnya. "Kalau airnya terus menyurut, mungkin dua atau tiga hari ini baru kami bisa pulang ke rumah," ungkapnya.
Dia menyebutkan, meski banjir sudah mulai surut, namun rumahnya air di rumahnya masih tetap tinggi. "Letak rumah saya memang lebih rendah, sehingga makan waktu lebih lama baru benar-benar bisa ditempati," tambahnya lagi.(Ad)Pilihan Redaksi
IndexPeran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Investor Beralih ke Emas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum
Ketua SMSI Riau Hadiri Rapimnas di Jakarta, Bahas Nasib Media Digital Pasca Pertemuan Prabowo-Trump
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:09:00 Wib Umum