PEKANBARU (RiauInfo) - Tanggal 19 April 2008 besok, usia Jembatan Siak I atau yang dikenal sebagai Jembatan Leighton genap berusia 31 tahun. Jembatan yang dibuat atas sumbangsih PT Chevron Pacific Indonesia yang dulu bernama PT Caltex Pacific Indonesia ini diresmikan Presiden Soeharto pada 19 April 1977.
Jembatan dengan panjang 350 meter ini dibangun untuk menghubungkan bagian selatan dan utara Kota Pekanbaru. Saat ini dikenal dengan nama Jembatan Siak I. Masyarakat Riau sering menyebutnya ”jembatan Letton”, sesuai dengan penyebutan nama perusahaan yang menjadi kontraktor pembangunannya. Proyek Jembatan Siak menghabiskan 600 ton baja; 1,200 kaki kubik beton; 150,000 kaki kubik tanah timbun dan pengaspalan 700 m persegi jalan.
Sebelumnya untuk menghubungkan Rumbai dan Pekanbaru, Caltex (nama PT. Chevron Pacific Indonesia saat itu) membangun jembatan sepanjang 95 m dengan empat landasan apung (jembatan ponton) yang sebelumnya berfungsi sebagai ferry Rumbai-Pekanbaru pada 1958. Setelah berfungsi selama 18 tahun sebagai satu-satunya penghubung kota Pekanbaru yang terbelah oleh Sungai Siak, pada 19 April 1977, tugasnya resmi diambil alih oleh Jembatan Siak.
Saat meresmikan jembatan yang menjadi landmark kebanggaan Kota Pekanbaru tersebut pada 19 April 1977, Presiden RI Soeharto menyatakan bahwa Jembatan Siak mempunyai arti penting dari segi ekonomi dan sosial, tidak saja bagi Provinsi Riau, tetapi juga bagi bagian tengah Sumatera.
Jembatan Siak resmi diserahkan kepada pemerintah Provinsi Riau pada 12 Juli 1977 dalam sebuah acara singkat di Pekanbaru. Berita acara serah terima ditandatangani oleh Chairman of Managing Board Haroen Al Rasjid dan Gubernur Riau Arifin Achmad, disaksikan oleh pejabat pemerintahan dan Ambassador Amerika Serikat D.D. Newsom.(ad)Besok Usia Jembatan Siak Genap 31 Tahun
Kiki
Jumat, 18 April 2008 - 09:13:26 WIB
PEKANBARU (RiauInfo) - Tanggal 19 April 2008 besok, usia Jembatan Siak I atau yang dikenal sebagai Jembatan Leighton genap berusia 31 tahun. Jembatan yang dibuat atas sumbangsih PT Chevron Pacific Indonesia yang dulu bernama PT Caltex Pacific Indonesia ini diresmikan Presiden Soeharto pada 19 April 1977.
Jembatan dengan panjang 350 meter ini dibangun untuk menghubungkan bagian selatan dan utara Kota Pekanbaru. Saat ini dikenal dengan nama Jembatan Siak I. Masyarakat Riau sering menyebutnya ”jembatan Letton”, sesuai dengan penyebutan nama perusahaan yang menjadi kontraktor pembangunannya. Proyek Jembatan Siak menghabiskan 600 ton baja; 1,200 kaki kubik beton; 150,000 kaki kubik tanah timbun dan pengaspalan 700 m persegi jalan.
Sebelumnya untuk menghubungkan Rumbai dan Pekanbaru, Caltex (nama PT. Chevron Pacific Indonesia saat itu) membangun jembatan sepanjang 95 m dengan empat landasan apung (jembatan ponton) yang sebelumnya berfungsi sebagai ferry Rumbai-Pekanbaru pada 1958. Setelah berfungsi selama 18 tahun sebagai satu-satunya penghubung kota Pekanbaru yang terbelah oleh Sungai Siak, pada 19 April 1977, tugasnya resmi diambil alih oleh Jembatan Siak.
Saat meresmikan jembatan yang menjadi landmark kebanggaan Kota Pekanbaru tersebut pada 19 April 1977, Presiden RI Soeharto menyatakan bahwa Jembatan Siak mempunyai arti penting dari segi ekonomi dan sosial, tidak saja bagi Provinsi Riau, tetapi juga bagi bagian tengah Sumatera.
Jembatan Siak resmi diserahkan kepada pemerintah Provinsi Riau pada 12 Juli 1977 dalam sebuah acara singkat di Pekanbaru. Berita acara serah terima ditandatangani oleh Chairman of Managing Board Haroen Al Rasjid dan Gubernur Riau Arifin Achmad, disaksikan oleh pejabat pemerintahan dan Ambassador Amerika Serikat D.D. Newsom.(ad)Pilihan Redaksi
IndexZufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Peran Vital Manajemen Keuangan dalam Mendorong Ekspansi dan Pertumbuhan Perusahaan
Retro Direvitalisasi: Estetika 90-an dan 2010-an pada Runway 2026
Investor Beralih ke Emas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Umum
Zufra Irwan Ingatkan Wartawan PWI Riau: Jangan Gadaikan Integritas Demi THR Sesaat
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:05:51 Wib Umum
PWI Riau Gelar Buka Bersama Mitra, Perkuat Integritas Wartawan di Tengah Tantangan Industri Media
Selasa, 10 Maret 2026 - 23:46:00 Wib Umum
Akhmad Munir Terima Laporan Konkernas PWI 2026, Siap Sinkronisasi AD/ART Organisasi
Senin, 09 Maret 2026 - 14:07:00 Wib Umum
Hadapi Tantangan Pemilu, Guru Besar STIK Ingatkan Media Waspada Misinformasi dan AI
Ahad, 08 Maret 2026 - 14:32:24 Wib Umum